Keluarga Bocah MR dan MJ yang Tewas saat Acara Bagi-bagi Sembako Tiba-tiba Cabut Laporan!

MR merupakan anak laki-laki Komariah yang diduga tewas karena terhimpit massa saat bagi-bagi sembako

Keluarga Bocah MR dan MJ yang Tewas saat Acara Bagi-bagi Sembako Tiba-tiba Cabut Laporan!
KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBA
Komariah (49), ibu dari MR (11), bocah yang meninggal karena diduga terhimpit saat pembagian sembako yang diadakan Forum Untukmu Indonesia di kawasan Monumen Nasional (Monas) pada Sabtu pekan lalu, melaporkan ketua pantia Forum Untukmu Indonesia Dave Santosa atas dugaan kelalaian yang mengakibatkan meninggalkan MR ke Bareskrim Polri, Rabu (2/5/2018). 

TRIBUN-MEDAN.COM - Dianggap kematian anaknya, MR, merupakan takdir Tuhan, Komariah mencabut laporannya terhadap ketua panitia Forum Untukmu Indonesia Dave Santosa dari Kepolisian.

Hal itu dinyatakan Pengacara Komariah, Irfan Iskandar, usai mendampingi ibu korban saat diperiksa selama enam jam di Polda Metro Jaya, Sabtu (5/5/2018).

MR merupakan anak laki-laki Komariah yang diduga tewas karena terhimpit massa saat bagi-bagi sembako yang digelar Forum Untukmu Indonesia di kawasan Monumen Nasional, Sabtu pekan lalu.

"Si Ibu telah mengikhlaskan dan dia menilai itu sebagai takdir Allah. Oleh karena itu, dia telah menerima permintaan islah dengan pihak sana," ujar Irfan.

Melansir Kompas.com, Irfan mengatakan tidak ada tekanan dari pihak manapun terhadap keputusan Komariah untuk mencabut laporannya. Pencabutan laporan, kata Irfan, murni kesadaran dari Komariah dan keluarga.

"Tidak ada, kami jamin itu, itu kesadaran si Ibu sendiri. Kalau ada yang pertama mengajukan tuntutan atau apa mungkin masih suasana berduka, tapi lamban laun banyak keluarga yang takziah, menghibur mungkin itu sebagai penyebab semakin lama timbul rasa ikhlas dan menyadari itu sebagai takdir," ujar Irfan.

"Kami yakinkan 100 persen tidak ada intervensi apapun juga," ujar Irfan.

Adapun Komariah menunjuk Irfan sebagai kuasa hukum yang baru menggantikan M Fayyad. Bersama Fayyad, Komariah sebelumnya melaporkan ketua panitia Forum Untukmu Indonesia ke Bareskrim Polri atas dugaan kelalaian yang menyebabkan meninggalnya MR. Adapun laporan itu dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.

Selain Komariah, keluarga bocah MJ yang juga diduga tewas pada kegiatan yang sama enggan melanjutkan kasus itu ke polisi. Sama seperti keluarga MR, keluarga MJ menilai kematian MJ merupakan takdir.

Pihak keluarga, kata Djunaidi, juga tidak akan melaporkan Ketua Forum Untukmu Indonesia Dave Sentosa ke polisi, sebagai pihak penyelenggara yang dianggap bertanggung jawab atas tragedi itu.

Ayah MJ (13), Djunaedi menceritakan kronologi kematian anaknya yang diduga meninggal saat mengantre sembako di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu pekan lalu usai diperiksa di Ditkrimum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (5/5/2018).
KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBA
Ayah MJ (13), Djunaedi menceritakan kronologi kematian anaknya yang diduga meninggal saat mengantre sembako di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu pekan lalu usai diperiksa di Ditkrimum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (5/5/2018).
Halaman
12
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved