Dua Pemuda Bonyok Setelah Beli Rokok

Sejumlah pemuda yang masih terjaga sempat memeriksa uang yang diberikan kedua pelaku.

Dua Pemuda Bonyok Setelah Beli Rokok
Tribun Medan/Dedy
Hariati terbukti simpan uang palsu pecahan seratus ribu saat diperiksa Polsek Silau Kahean. 

MEDAN,TRIBUN-Hadli Al Fajri (26) dan Muhammad Sanusi Santoso (21) digebuki warga usai beli rokok di warung milik Suyadi. Warga marah pada keduanya bukan tanpa alasan. Saat belanja di warung yang berada di Jalan Alfalah Raya III, Kecamatan Medan Timur itu, keduanya membayar belanjaan dengan uang palsu.

"Kedua pelaku datang berdua sekitar pukul 02.30 WIB pada Kamis (10/5) kemarin. Mereka beli rokok dengan uang pecahan Rp100 ribu," kata Kapolsek Medan Timur, Kompol Wilson Pasaribu, Jumat (11/5). Karena uang yang diberikan terlalu besar, Suyadi curiga. Apalagi, uang pecahan Rp100 ribu itu warnanya pudar.

Kemudian, Suyadi membolak-balik uang tersebut. Ia berkali-kali meraba uang itu dan bertanya pada warga. Lantaran yakin uang yang diberikan Hadli dan Sanusi adalah palsu, Suyadi memanggil warga. Sejumlah pemuda yang masih terjaga sempat memeriksa uang yang diberikan kedua pelaku.

"Saat dicek, ternyata uang itu memang palsu. Karena ketahuan, keduanya pun gugup dan ketakutan," kata Wilson. Warga yang kesal kemudian membawa keduanya keluar dari warung. Para pelaku kemudian digeledah, dan ditemukan kembali uang palsu pecahan Rp100 ribu sebanyak enam lembar.

"Ini masih kami selidiki darimana mereka memperoleh uang palsu tersebut. Apakah mereka buat sendiri, atau terima dari orang lain," katanya. Berdasarkan informasi, tersangka Hadli adalah warga Jalan Sutomo Ujung, yang bekerja sebagai operator di sekolah swasta. Kemudian, tersangka Sanusi adalah warga Jalan HM Said, Gang Yahya, Medan Timur yang tidak memiliki pekerjaan tetap.(cr3)

Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved