Tak Punya Uang, Yetno Terpaksa Membawa Bayinya Pulang Padahal Masih Dalam Perawatan

Pasangan suami-istri Joko Prayetno (35) dan Eka Nurmaini (33) warga Jalan Jermal VI Gang Pribadi, Kelurahan Denai

Tak Punya Uang, Yetno Terpaksa Membawa Bayinya Pulang Padahal Masih Dalam Perawatan
Istimewa/NET
Ilustrasi Bayi 

Laporan wartawan Tribun Medan / M Fadli

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN- Pasangan suami-istri Joko Prayetno (35) dan Eka Nurmaini (33) warga Jalan Jermal VI Gang Pribadi, Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai, saat ini merasa was-was melihat anaknya yang dilahirkan sesar, harus mendapatkan penanganan khusus di dalam inkubator.

Bayi perempuan dengan berat 2,3 ons anak kedua pasangan Yetno-Aini ini terpaksa harus mendapatkan perawatan medis khusus, karena si anak diduga mengalami gangguan pernafasan.

Sebelumnya, Yetno menceritakan kejadian bermula saat setelah selesai operasi sesar, pada Selasa (8/5/2018) lalu.

Sewaktu itu ia ditemui seorang perawat yang mengatakan bahwa anaknya mengalami masalah di pernapasan, sehingga harus dirawat intensif dalam inkubator.

Ia pun lalu mengiyakan untuk dilakukan perawatan baginya di dalam mesin inkubator, karena melihat biaya yang dibebankan sebesar Rp 2,5 juta perharinya.

Menurutnya masih bisa dibayarnya walaupun harus meminjam kesana-sini untuk menutupinya karena menggunakan BPJS.

Memasuki hari ke ketiga, Yetno yang sehari-harinya berprofesi sebagai pengemudi Gojek ini, mendatangi bagian administrasi untuk menanyakan berapa biaya yang harus dibayarkan.

Kemarin malam Yetno sempat bertanya pada bagian administrasi berapa biaya yang harus dibayar.

Karena disurat perjajian untuk biaya inap permalam 2,5 juta sudah mencakup semua.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor:
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved