Breaking News:

Modus Perampok Sediakan Jasa Taksi di Bandara Kualanamu, Dua Pelaku Diamankan Polisi

dua orang tersangka itu langsung mengancam korban dengan kata-kata akan diperkosa dan akan dibunuh.

TRIBUN MEDAN/SOFYAN AKBAR
Dua tersangka saat ditanya Kanit Ranmor Krimum Polda Sumut Kompol Anjas, Senin (14/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Sofyan Akbar

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Abdullah (29) warga jalan Sei Mencirim dan Dedi (36) warga Jalan Simpang Pos diamankan petugas Subdit III Krimum Polda Sumut karena ketahuan melakukan perampokan dengan modus mengambil penumpang atau sewa di Bandara Kualanamu.

Penangkapan ini berhasil dilakukan berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat dan dari media massa yang memberitakan tentang tangkapan dari Polsek Sunggal yang menyatakan ada dua pria yang acapkali melakukan perampokan dengan modus jasa angkutan "taksi gelap" dari Bandara Kualanamu ke Kota Medan.

DirKrimsus Polda Sumut Kombes Andi Rian, Senin (14/5/2018) mengatakan penangkapan dilakukan setelah pihaknya melakukan pengintaian terhadap kedua tersangka yang sudah menjadi Target Operasi (TO) karena sudah sangat meresahkan masyarakat.

Pihaknya berhasil mengamankan kedua tersangka saat berada di Jalan Simpang Pos tepatnya di rumah Dedi.

"Kita sudah mengetahui ciri-ciri tersangka beserta mobil yang sering digunakan tersangka. Mengetahui melintas di seputaran Jalan Kenanga Raya, kita langsung ke sana dan melakukan pencegatan," katanya didampingi Kasubdit III Krimum Polda Sumut, AKBP Maringan Simanjuntak.

Ia mengaku, kedua tersangka ini melakukan niat jahatnya dengan cara mengetem di Bandara Kualanamu dan mencari penumpang yang hendak mau ke Kota Medan.

"Si Dedi ini yang mencari sewa. Sedangkan si Abdullah menunggu di mobil. Dedi mencari penumpang dengan mengatakan Medan, Medan, Medan. Baru ada penumpang yang menyahut, langsung si Dedi membawa ke mobilnya," ujarnya.

Setelah itu, sambung Andi Rian, penumpang yang diketahui bernama Nugrahi Sri Utami (22) warga Jalan Ahmad Yani No 27, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat ini langsung memasuki mobil Toyota Avanza warna Silver pelat B 1143 FZA.

Sesampainya di mobil, korban terkejut melihat Abdullah ada di mobil. Biar korban tidak curiga, kata Andi Rian, Dedi bilang kalau itu penumpang yang sampai di simpang Tanjungmorawa. Mendengar hal itu, sambung Andi Rian, korban pun percaya dan langsung masuk.

Halaman
12
Penulis: akb lama
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved