Tak Ingin Makanan Asing Marajalela, Ini Agenda Para Chef Andal di Sumut

Beberapa program kerja telah disusun dan akan segera dilakukan yang salah satunya adalah menjadikan kuliner khas Sumut mendunia

Tak Ingin Makanan Asing Marajalela, Ini Agenda Para Chef Andal di Sumut
Tribun Medan/Ayu Prasandi
Perwakilan Dinas Pariwisata Sumut salam komando bersama Ketua BPD ICA Sumut Hasan Basri 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Ayu Prasandi

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Kepengurusan Badan Pengurus Daerah (BPD) Indonesian Chef Association (ICA) Sumatera Utara (Sumut) resmi dikukuhkan.

Beberapa program kerja telah disusun dan akan segera dilakukan yang salah satunya adalah menjadikan kuliner khas Sumut mendunia. 

“ICA Sumut sebenarnya tidak ingin makanan asing malah menguasai Sumut. Karena daerah seperti Sumut sebenarnya memiliki makanan yang sangat baik dan sehat untuk dikonsumsi, sehingga sangat sayang jika tidak dikembangkan,” ujar Ketua BPD ICA Sumut, Hasan Basri, Selasa (15/5/2018).

Ia menjelaskan, hingga saat ini tidak ada makanan lokal atau makanan daerah di Sumut yang benar-benar menonjol dan bisa dipamerkan kepada wisatawan lain seperti wisatawan dari luar kota hingga luar negeri.

“Banyak makanan di Sumut atau di Medan, tetapi tidak ada makanan yang benar-benar khas. Medan adalah Melayu Deli, tapi sangat jarang sekali benar-benar ditemukan makanan dari Melayu Deli tersebut,” jelasnya.

Ia menerangkan, jikapun ada hanya bisa didapatkan saat puasa, Lebaran atau saat ada masyarakat Melayu yang menggelar hajatan seperti pesta pernikahan.

“ICA Sumut hadir salah satu targetnya adalah menunjukkan dan menghadirkan kembali makanan khasnya. Karena hampir di semua daerah memiliki makanan khas, hanya saja untuk di Medan ataupun di Sumut belum ditemukan makanan yang benar-benar khas tersebut,” terangnya.

Ia menuturkan, saat ini giliran Sumut khususnya Medan yang menghadirkan makanan khasnya agar bisa menjadi salah satu nilai jual dan mampu membanggakan tak hanya dikancah nasional tetapi juga internasional.

“Tugas ICA Sumutlah untuk melakukan hal tersebut, jadi tak hanya sekadar menghadirkan makanan tetapi juga akan memperhatikan penampilan dan cita rasanya sehingga layak untuk menjadi nilai jual,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, DPB ICA Sumut sudah berjalan dua periode dan saat ini sudah berjalan untuk membangun kuliner di Sumut.

“DPB ICA Sumut untuk pengurusan ada 45 orang dan memiliki anggota lebih dari 200 yang tersebar di seluruh Sumut,” ungkapnya.

(pra/tribun-medan. com)

Penulis: Ayu Prasandi
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved