Lawan Teroris

Polda Sumut Tangkap Dosen Himma, Kabid Humas Sayangkan Orang Berpendidikan Tinggi Menebar Hoax

Direktorat Krimsus Subdit Cybercrime Polda Sumut akhirnya menangkap oknum Himma di rumahnya Komplek Johor Permai Medan Johor Kota Medan

Polda Sumut Tangkap Dosen Himma, Kabid Humas Sayangkan Orang Berpendidikan Tinggi Menebar Hoax
Tribun Medan/HO
Himma Dewiyana oknum PNS yang bekerja sebagai dosen Ilmu Perpustakaan di Universitas Sumatera Utara (USU) ditangkap Polda Sumut 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ujaran kebencian dan hoax yang disebar oleh Dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU, Himma Dewiyana yang juga diperbantukan mengurusi Pengelolaan arsip dinamis dan arsip statis di Univeristas Sumatera Utara (USU) berakhir sudah.

Direktorat Krimsus Subdit Cybercrime Polda Sumut akhirnya menangkap oknum Himma dirumahnya Jalan Melinjo II Komplek Johor Permai Medan Johor Kota Medan, pada Sabtu (19/5/2018) sore.

Himma ditangkap karena salah satu postingan akun media sosial Facebooknya yang viral hingga mengundang perdebatan hangat dan diduga menyampaikan ujaran kebencian.

Himma membuat status FB, setelah tiga serangan bom bunuh diri pada Minggu (13/5/2018) di tempat ibadah Surabaya, Himma Dewiyana memosting sebuah tulisan yang menyebutkan kalau 3 bom gereja di surabaya hanyalah pengalihan isu

"Skenario pengalihan yg sempurna...
#2019GantiPresiden" tulis akun facebook Himma Dewiyana.

Baca: Ingin Menikah Muda dengan Cara Taaruf, Dul Jaelani Bahkan Sudah Kantongi Izin Dari Ayah dan Kakaknya

Baca: Gantikan Posisi Ayu Ting Ting di Acara Brownis Spesial Sahur, Via Vallen Justru Banjir Kritikan

Baca: HASIL MANCHESTER UNITED vs CHELSEA, Penantian 14 Tahun The Blues

Setelah postingannya viral, Himma yang juga memiliki pendidikan terakhir S2 ini pun langsung menutup akun facebooknya. Namun, postingannya sudah terlanjur discreenshoot netizen dan dibagikan ke media daring.

Kabid Humas Polda Sumut, AKBP Tatan Dirsan mengatakan Himma ditangkap dalam perkara diduga adanya pelanggaran tindak pidana ujaran kebencian.

"Ia kita tangkap karena menyebutkan setiap orang dengan sengaja menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat 2 UU ITE," kata Tatan lewat sambungan telepon seluler, Sabtu (19/5/2018).

Baca: Sosok Himma Dewiyana Dosen USU Diciduk Polda, Pernah Terbitkan Jurnal Soal Teknologi Daring

Baca: Dosen USU Ditangkap Polda Sumut Terkait Postingan Rekayasa Kasus Bom 3 Gereja Surabaya!

"Himma membuat status itu, karena terbawa suasana dan emosi didalam media sosial facebook dengan maraknya caption /tulisan #2019GantiPresiden.

Halaman
12
Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Joseph W Ginting
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved