Musim udang Sabu, Nelayan Aceh Singkil Panen Udang Sabu di Pinggir Pantai

Nelayan Desa Gosong Telaga Barat, Singkil Utara, Aceh Singkil, panen udang baring sejak dua hari terakhir

TRIBUN-MEDAN.COM, SINGKIL - Nelayan Desa Gosong Telaga Barat, Singkil Utara, Aceh Singkil, panen udang baring sejak dua hari terakhir.

Udang kecil-kecil yang dalam bahasa setempat disebut udang sabu tersebut, dijaring warga dekat dari pinggir pantai.

Musim udang sabu menjadi berkah bagi nelayan pada Ramadan ini.

Sekali menjaring puluhan kilogram udang sabu berhasil dibawa pulang.

Tentu saja tumpukan rupiah menanti dari para pembeli udang sabu.

Baca: Sumut Gelar Kejuaraan Nasional Catur yang Diikuti 3 Negara dan 12 Master Internasional

Udang sabu biasanya dijadikan terasi.

Caranya dijemur setelah kering lalu ditumbuk hingga halus dan jadilah terasi.

"Mungkin bisa mendapat 40 kilo terasi," kata Ogek, penduduk Gosong Telaga Barat, yang baru saja pulang menangguk udang sabu, Minggu (20/5/2018).

Ketika sudah menjadi terasi harganya akan berlipat.

Jika masih berupa udang per kilogram dijual sekitar Rp 15 ribu.

Sementara bila telah menjadi terasi dijual Rp 50 ribu sampai dengan Rp 70 ribu per kilogram.

Berita ini sudah tayang di Tribunnews dengan judul Nelayan Aceh Singkil Panen Udang Sabu di Pinggir Pantai

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved