SBY Menyikapi Harga BBM yang Dikabarkan Alami Kenaikan, Bandingkan dengan Zamannya

SBY mengungkapkan jika dirinya setuju apabila menaikkan BBM dengan alasan fiskal/APBN tidak jebol.

SBY Menyikapi Harga BBM yang Dikabarkan Alami Kenaikan, Bandingkan dengan Zamannya
Tribun Wow/ Kolase
SBY Komentari perihal isu kenaikan BBM. (Tribun Wow/ Kolase) 

TRIBUN-MEDAN.com - Salah satu badan usaha penyalur BBM swasta, PT Shell Indonesia mengajukan kenaikan harga BBM non subsidi kepada pemerintah pada pertengahan Mei lalu.

Pihaknya telah menyerahkan dokumen rencana kenaikan harga jual BBMnya yang dijual melalui jaringan SPBU ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Menanggapi hal tersebut, Kementerian ESDM, Djoko Siswanto memberikan lampu hijau dengan syarat marginnya tidak lebih dari 10 persen dan menyampaikan laporan kepada pemerintah terlebih dulu.

 Di samping itu, kabar mengenai naikknya harga Pertalite ditepis oleh Pertamina.

Baca: Ayu Ting Ting yang Tajir Melintir, Inilah 7 Pabrik Uang Si Pelantun Sambalado

Baca: Menilik 8 Potret Ricky Shandy, Pria Tampan yang Dikabarkan Temani Liburan Lucinta Luna

Baca: Satire Bambang pada Ruhut? Ali Mochtar Ngabali Sudah Diangkat Jubir Istana, Abang Kapan

Baca: Pemilik Rumah Rekam Aksi Maling yang Akhirnya Todongkan Pistol, Reaksi Istri Bikin Kesal Netter

Baca: Terekam CCTV, Detik-detik Kecelakaan Maut Rem Truk Blong, Sungguh Mengerikan

Baca: Krishna Murti Viralkan Anak Kecil yang Dipasangi Bom oleh Pamannya, Agama Apa yang Kalian Ikuti?

Informasi yang menyebar luas di media sosial bahwa Pertamina menaikkan harga Pertalite sebesar Rp 350 per liter adalah tidak benar atau hoaks.

Pertamina menyatakan, belum berencana melakukan perubahan harga BBM non subsidi.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito, menegaskan, informasi yang beredar soal naiknya harga Pertalite adalah hoaks.

"Tidak benar itu yang soal Pertalite, hoaks", kata Adiatma dikutip dari Kompas.com.

Mengenai kabar naiknya harga BBM, menjadi perhatian khusus bagi Mantan Presiden, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Baca: Alasan Mendasar Budiman Sudjatmiko Sebut Jokowi Lebih Berhasil ketimbang Soeharto, Ini Analoginya

Baca: Istri Pertama Opick Beberkan Fakta Mengejutkan, Benarkah Yulia Mochamad dan Opick Sudah Bercerai?

Baca: Masih Ingat dengan Bocah Cilik Sakula dan Nadewa? Penampilannya Kini Bikin Terkesima

Baca: Tak Disangka, Ternyata Ini Sosok Pengganti Arsene Wenger yang Segera Melatih Arsenal

Baca: Deretan Foto Greg Nwokolo, Pria yang Menikahi Mode Cantik Kimmy Jayanti

Baca: Jangan Mengonsumsi 5 Jenis Makanan Ini saat Berbuka Puasa

SBY mengungkapkan jika dirinya setuju apabila menaikkan BBM dengan alasan fiskal/APBN tidak jebol.

Namun, dirinya menghimbau agar tidak ada unjuk rasa besar-besaran seperti di eranya.

SBY
Kicauan SBY (Twitter)

Diketahui, di era Pemerintahan SBY terdapat ribuan orang dari berbagai organisasi melakukan unjuk rasa di depan Gedung MPR/DPR Senayan Jakarta untuk menolak kenaikan harga BBM, Senin (17/6/2013).

gf
Massa buruh berdemo di gedung DPR, Senin(17/6/2013).

Baca: Ironis, Melihat Kondisi Memprihatinkan Para Legenda Kungfu, Begini Nasib Mereka Sekarang

Baca: Sophia Latjuba Gandeng Cowok Baru usai Kandas dengan Arie Noah, Kekasih Baru?

Baca: Statemen Angga Wijaya Mendapatkan Reaksi Ketus dari Dewi Perssik, Kenapa Ya?

Baca: Ratna Sarumpaet Lontar Komentar Menohok setelah Aktivis HMI Ditendang dan Ditangkap

Baca: Waswasnya Rizal Ramli Selaras Kekhawatiran Ferdinand, Bisa Jadi Pilpres 2019 Tidak Ada

Baca: Foto Resmi Royal Wedding Telah Dirilis, Aura Romantis dan Keceriannya Begitu Terasa

Aksi menolak kenaikan harga BBM yang dilakukan di depan gedung MPR/DPR, juga diikuti oleh perwakilan mahasiswa dari sejumlah daerah seperti Makasar, Sulawesi dan juga Lampung. 

(TribunWow/Dian Naren)

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Harga BBM Dikabarkan Naik, SBY: Tak Perlu Unjuk Rasa Besar-besaran Seperti Era Saya Dulu

Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved