Pilgub Sumut
Warga Mengeluh Sungai Batang Ayumi Kerap Banjir, Djarot Beri Solusi Mumpuni
Menurut mantan Gubernur DKI Jakarta itu permasalahan tersebut harus diatasi solusi yang komperehensif.
Laporan Wartawan Tribun Medan /Fatah Baginda Gorby
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Cagub Sumut Djarot Saiful Hidayat mengemukakan solusinya mengatasi masalah banjir dan tanah longsor.
Menurut mantan Gubernur DKI Jakarta itu permasalahan tersebut harus diatasi solusi yang komperehensif.
"Kita harus menyelesaikannya secara hulu dan hilir," ujar Djarot usai mengunjungi bekas lokasi banjir bandang di Sungai Batang Ayumi Padangsidempuan Selatan, Sabtu (26/5/2018).
Menurut Djarot keberadaan bronjong atau gabions hanya bersifat sementara, untuk menghindari ancaman banjir.
Diketahui, Bronjong atau Gabions merupakan kotak yang terbuat dari anyaman kawat baja berlapis seng yang pada penggunaannya diisi batu-batu untuk mencegah erosi yang dipasang pada tebing-tebing, dan tepi-tepi sungai.
"Lihat kondisi sungai ini (Sungai Batang Ayumi) seharusnya ada bendungan di atas sana," ungkapnya.
Keberadaan bendungan, kata Djarot sangat penting untuk mengatur debit air yang masuk.
"Sehingga volume air bisa dialihkan melalui pintu air dan digunakan," katanya.
Tak sampai di situ permasalahan seperti pembabatan hutan, perambahan hutan dan alihfungsi hutan turut menjadi perhatian ayah tiga puteri itu.
"Kita harus komferehensif mengatasinya sehingga tidak akan ada lagi kondisi banjir bandang seperti yang lalu," katanya.
Sementara itu, Ridwan salah seorang warga menceritakan kondisi banjir bandang yang terjadi di dekat rumahnya.
"Waktu itu menjelang magrib, puluhan rumah terseret," ungkapnya.
(cr7/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/djarot-saat-meninjau-sungai-batang-ayumi_20180526_164219.jpg)