KTP Elektronik Jatuh Berserakan di Jalan Salabenda Bogor Ternyata Kartu Rusak

Hari Sabtu tanggal 26 Mei 2018 sekitar jam 13.30 wib, Kapolsek Kemang telah menerima Perintah dari Kapolres Bogor

KTP Elektronik  Jatuh Berserakan di Jalan Salabenda Bogor Ternyata Kartu Rusak
instagram
KTP berserakan di jalan 

TRIBUN-MEDAN.COM - Hari Sabtu tanggal 26 Mei 2018 sekitar jam 13.30 wib, Kapolsek Kemang telah menerima Perintah dari Kapolres Bogor yang isinya telah menerima informasi adanya satu karung berisi KTP , atas perintah tersebut Kapolsek beserta anggota melakukan pengecekan disekitar simpang salabenda dan didapat informasi, bahwa benar ada karung jatuh berisi KTP, hal tersebut dibenarkan oleh saksi, sebagai berikut :

1. Sdr. Subur, 37 th, Ojeg, Kp. Salabenda RT 03/02 Ds. Parakan jaya Kec. Kemang Kab. Bogor
2. Sdr. Acep, 35 th, Ojeg, Kp. Salabenda RT 03/02 Ds. Parakan jaya Kec. Kemang Kab. Bogor
3. Sdr. Enim, 50 th, Kp. Salabenda RT 03/02 Ds. Parakan jaya Kec. Kemang Kab. Bogor
4. Sdr. Ipay, 38 th, Kp. Bojong RT 01/06 Ds. Bojong Kec.Kemang Kab. Bogor.

Bahwa benar ada karung jatuh berisi KTP setelah dilihat KTP tersebut asal dari Sumatera Selatan, dan ciri kendaraan truk engkel warna biru yang tengah menuju arah Parung No Pol tdk diketahui.

Hasil pulbaket disekitar lokasi bahwa KTP tersebut telah jatuh tercecer di jalan raya Kayu Manis Kec. Tanah Sareal Kota Bogor hingga berhenti di lokasi TKP simpang TL salabenda.

Atas kejadian tersebut Kapolsek beserta anggota tengah melakukan upaya penyelidikan.

Dirjen Dukcapil, Prof Dr Zudan Arif Fakrulloh SH MH menyampaikan klarifikasinya terkait e-KTP ditemukan jatuh di Jl. Raya Salabenda Semplak, Kab. Bogor. Setelah melakukan Pengecekan di lapangan dengan jajaran Polsek Kemang dan Polres Kabupaten Bogor menunjukkan bahwa e-KTP yg tercecer tersebut adalah rusak/invalid dan diangkut dari gudang penyimpanan sementara di Pasar Minggu ke Gudang Kemendagri di Semplak Bogor.

Semua e-KTP yang jatuh dari mobil pengangkut sudah diamankan bersama masyarakat dan dikembalikan ke mobil pengangkut untuk selanjutnya dibawa ke Gudang Penyimpanan di Semplak, disaksikan oleh petugas kemendagri yang ditugaskan melaksanaksn pemindahan barang dari Pasar Minggu ke Semplak.

KTP-el rusak/invalid yang dibawa ke Semplak sebanyak 1 dus dan 1/4 (seperempat) karung (bukan ber karung karung) . Jumlahnya kepingnya tidak dihitung karena merupakan gabungan dari sisa-sisa pengiriman sebelumnya.

Saat ini permasalahan ditangani Polres Kab Bogor dan rencananya pagi ini beberapa staf yang mengawal barang tersebut dan Sopir akan diminta keterangan.

(*)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved