Soal Berita 319 Wartawan Dibilang Abal-abal, PWI Sumut Sebut Itu Hoaks

Kemenkominfo lewat akun instagram resminya @kemenkominfo menyatakan bahwa berita yang beredar luas di grup wartawan itu hoaks.

Soal Berita 319 Wartawan Dibilang Abal-abal, PWI Sumut Sebut Itu Hoaks
ILUSTRASI/INT
wargad oke 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Akhir-akhir ini, beredar pesan berantai di aplikasi WhatsApp grup-grup wartawan, bahwasanya ada sebanyak 319 wartawan serta media, yang dinyatakan abal-abal alias bodrek.

Di bagian tubuh berita terdapat tulisan yang menyatakan bahwa berita itu seolah Kemenkominfo yang mengeluarkan.

"Jelang lebaran, Kemenkominfo RI bikin gebrakan yang ditujukan ke pemilik media. Ada 319 daftar media dituding abal-abal alias bodrek. Berikut nama pemilik medianya," begitu kalimat pembuka yang menyebutkan 319 wartawan dan media abal-abal alias bodrek.

Menanggapi hal itu, Kemenkominfo lewat akun instagram resminya @kemenkominfo menyatakan bahwa berita yang beredar luas di grup wartawan itu hoaks.

"Selamat pagi #SobatKom, pernah membaca informasi berikut? Kami pastikan informasi tersebut tidak benar ya. Yuk tetap cek dan ricek kebenaran sebuah informasi dari sumber yang valid dan terpercaya," tulis akun resmi Instagram Kemenkominfo.

Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut, Hermansyah mengatakan bahwa memang sempat beredar berita dari 3 ribu media, 319 diantaranya media abal-abal, tapi mereka tidak berani menyebutkan nama-namanya secara detail.

"Menurut informasi yang diterima PWI, itu adalah berita hoaks. Seolah-olah namanya itu digantikan dengan penjelasan Kominfo pusat dalam satu situs berita, dimana nama-nama media dan oknum disitu ditebengkan sehingga seolah-olah benar," kata Hermansyah, Senin (28/5/2018).

"Ini sempat jadi bahan pertanyaan beberapa teman-teman anggota PWI. Tapi sepengetahuan kami di PWI Pusat sempat dipersoalkan, tapi karena itu hoaks jadi tidak dipersoalkan lagi," pungkas Hermansyah. (cr9/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved