Penjelasan Eldin Terkait Pengembalian Jalan Palang Merah yang Sempat Dialihkan

Banyak masyarakat tidak mengetahui adanya uji coba rekayasa arus lalu lintas (lalin) yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan

Penulis: M.Andimaz Kahfi |
Walikota Medan Dzulmi Eldin saat acara buka bersama di Polrestabes Medan. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Banyak masyarakat tidak mengetahui adanya uji coba rekayasa arus lalu lintas (lalin) yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan yang bekerjasama dengan Satlantas Polrestabes Medan dalam melaksanakan rekayasa lalu lintas.

Uji coba rekayasa arus lalu lintas (lalin) tesebut dilakukan di empat ruas jalan diantaranya adalah Jalan Palang Merah, Jalan Imam Bonjol, Jalan Cut Nyak Meutia dan Jalan RA Kartini.

Berdasarkan rekayasa lalin yang dilakukan oleh Dishub bekerjasama dengan Satlantas Polrestabes Medan, jalan yang dialihkan adalah Jalan Palang Merah yang semula dua arah menjadi satu arah dari Jalan Pangeran Diponegoro menuju Jalan Imam Bonjol.

Kemudian Jalan Cut Nyak Meutia yang semula satu arah dari Jalan Pangeran Diponegoro menuju Jalan Imam Bonjol menjadi satu arah dari Jalan Imam Bonjol menuju Jalan Pangeran Diponegoro.

Selanjutnya, Jalan RA Kartini yang semula satu arah dari Jalan Imam Bonjol menuju Jalan Pangeran Diponegoro, menjadi satu arah dari Jalan Pangeran Diponegoro menuju Jalan Imam Bonjol.

Pengguna kendaraan bermotor dari Jalan Imam Bonjol dan Jalan Palang Merah yang menuju ke Jalan KH. Zainul Arifin-Jalan S. Parman dapat melalui Jalan Cut Nyak Meutia dan Jalan Cut Nyak Dien.

Sedangkan dari Jalan RA Kartini menuju Jalan Cik Ditiro, bisa mengambil arah belok kiri menuju Jalan Pangeran Diponegoro dan/atau mengambil jalur lurus menuju Jalan RA Kartini-Jalan Imam Bonjol.

Sebelumnya, Kadis Perhubungan Kota Medan, Renward Parapat mengatakan bahwa rekayasa lalin ini dilakukan dalam upaya mengurangi kemacetan yang diterapkan sampai tanggal 5 Mei 2018.

"Diharapkan rekayasa ini mengurai sejumlah titik macet. Untuk itu kami minta dukungan penuh seluruh pengemudi kendaraan bermotor demi keberhasilan rekayasa lalin yang kita lakukan," ujarnya.

Setelah sebulan dilakukan uji rekayasa lalu lintas, akhinya beberapa jalur dikembalikan fungsinya seperti semula. Seperti Jalan Palang Merah yang sempat terjadi pengalihan arus lalu lintas menjadi satu arah, sekarang sudah kembali normal menjadi dua arah seperti semula.

Menanggapi hal itu, Walikota Medan Dzulmi Eldin mengatakan bahwa yang melakukan ujicoba rekayasa lalu lintas adalah Badan Koordinasi penertiban jalan (Bakortib), melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan yang bekerjasama dengan Satlantas Polrestabes Medan dalam melaksanakan rekayasa lalu lintas.

"Mereka mengevaluasi arus-arus jalan ini, bagaimana yang bisa dialihkan atau di jalur mana yang bisa diubah agar tidak menimbulkan kemacetan," kata Eldin di Polrestabes Medan dalam acara buka bersama, Rabu (30/5/2018).

Perlu diketahui, pengalihan arus di Jalan Palang Merah memang sepertinya kurang efektif, karena setelah dilakukan pengalihan arus menjadi satu ruas jalur di Jalan Palang Merah, penumpukan kendaraan malah sering terjadi di Jalan Imam Bonjol depan Hotel Danau Toba yang diketahui selama ini merupakan jalur yang jarang sekali terjadi kemacetan panjang.

(cr9/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved