Rosalia Dibunuh Pendetanya

Perbuatan yang Dilakukan Pendeta Henderson Tidak Mencerminkan Kasih dan Melanggar Perintah Tuhan

Darwis pun menjelaskan bahwa pendeta-pendeta di gereja yang bergabung dengan PGI ada pengawasan dari mereka

Perbuatan yang Dilakukan Pendeta Henderson Tidak Mencerminkan Kasih dan Melanggar Perintah Tuhan
Tribun Medan/Victory
Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Wilayah (PGIW) Sumatera Utara, Pdt Darwis Manurung 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Royandi Hutasoit

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Ketua Persatuan Gereja Indonesia (PGI) Sumatera Utara, Pendeta Darwis Manurung  menyampaikan kekecewaannya terhadap perilaku yang dilakukan oleh Pendeta Henderson.

Perbuatan yang dilakukannya membuat nama gereja tercemar, apalagi perilaku bejatnya adalah hal yang sangat dilarang dalam ajaran agama mana pun.

"Sebagai pendeta seharusnya menebarkan kasih sayang dan tidak membuat hal-hal tercela, karena dalam ajaran mana pun dilarang membunuh. Ini dia sudah melanggar perintah Tuhan. Hal demikian sangat tidak bisa ditolerir dalam PGI," ujarnya, Jumat (1/6/2017).

Darwis menyampaikan di PGI dan Sinode gereja yang tergabung dalam PGI pengawasan terhadap pendeta sangat ketat, karena menjadi pendeta harus menjadi panutan bagi jemaatnya.

"Sedikit saja pendetanya menyimpang, maka sanksi akan menunggu si Pendeta," ujarnya.

Baca: Faizal Assegaf Hunjam Fahri Hamzah, Anda Semakin Tidak Layak jadi Pejabat Negara, Kenapa?

Baca: Perawat Cantik yang Tewas Diberondong Peluru Tentara Sita Perhatian Dunia, Berikut Fakta-faktanya

Baca: Inilah Harga Motor Sport Roda 3 Yamaha Niken yang Sudah Resmi Dilepas ke Pasar, Berminat?

Baca: Inilah Deretan Rumah Mewah bak Istana Kepunyaan Artis-artis Papan Atas Indonesia

Baca: Artis Empunya Goyang Ngecor Unggah Foto Lawas, Masih Awet Muda dan Kian Menawan

Baca: Yusi Fadila Gagal Kunyah Mangga Muda di Tutorial Pertama, Bagaimana dengan Aksi yang Kedua?

Darwis pun menjelaskan bahwa pendeta-pendeta di gereja yang bergabung dengan PGI ada pengawasan dari mereka, ditambah dari Sinode yang dimiliki gereja dimana pendeta bertugas, kemudian untuk menjadi pendeta di gereja yang tergabung dengan PGI harus menempuh sekolah pendeta.

"Pendeta di PGI harus sekolah dia. Kalau di gereja yang tidak terdaftar di kami, ada yang diangkat sendiri, karena ayahnya pendeta, atau kakeknya pendeta, gerejanya juga biasanya didirikan sendiri oleh pendetanya," ujarnya.

(ryd/tribun-medan.com)

Penulis:
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved