Hari Lahir Pancasila

Sekolah Guang Ming Kenalkan Pancasila Lewat Lomba Mewarnai

Mereka datang bersama orangtuanya yang dengan semangat mendampingi anak-anaknya yang ikut berlomba.

Tribun Medan/ Sally Siahaan
Kepala Sekolah PG-TK Guang Ming dan Kepala Sekolah SD Guang Ming berfoto bersama kedua juri Albert Masli dan Udut Silaen pada acara Lomba Mewarnai bertemakan Pancasila di Wing Barat lt. 1 Plaza Medan Fair, Jumat (1/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Sally Siahaan

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pancasila merupakan dasar negara Republik Indonesia. Bertepatan dengan perayaan Hari Lahir Pancasila, Sekolah Guang Ming Medan kenalkan anak-anak mengenai Pancasila melalui acara Lomba Mewarnai. Kegiatan ini berlangsung Wing Barat lt. 1 Plaza Medan Fair Medan, Jumat (1/6/2018).

Sebanyak 80 orang anak-anak kisaran umur 3-7 tahun turut memeriahkan acara ini. Mereka datang bersama orangtuanya yang dengan semangat mendampingi anak-anaknya yang ikut berlomba. Mereka menyemangati sambil sesekali mengambil dokumentasi anak-anaknya melalui kamera telefon seluler.

"Kita mendapat undangan untuk mengisi acara Hari Pancasila di Plaza Medan Fair. Dan di sini kita menggelar lomba mewarnai untuk anak-anak mulai Play Group, hingga kelas 2 SD," ujar Kepala Sekolah PG-TK Sekolah Guang Ming, Meria.

Lomba mewarnai terbagi dalam empat kategori. Tingkat kesulitannya pun berbeda. Kategori pertama, PG anak usia 3-4 tahun. Kedua, TK A dengan rentang usia 4-5 tahun. Ketiga, TK B dimulai usia 5-6 tahun. Yang terakhir, SD usia 6-7 tahun.

Baca: Faizal Assegaf Hunjam Fahri Hamzah, Anda Semakin Tidak Layak jadi Pejabat Negara, Kenapa?

Baca: Perawat Cantik yang Tewas Diberondong Peluru Tentara Sita Perhatian Dunia, Berikut Fakta-faktanya

Baca: Inilah Harga Motor Sport Roda 3 Yamaha Niken yang Sudah Resmi Dilepas ke Pasar, Berminat?

Baca: Inilah Deretan Rumah Mewah bak Istana Kepunyaan Artis-artis Papan Atas Indonesia

Baca: Artis Empunya Goyang Ngecor Unggah Foto Lawas, Masih Awet Muda dan Kian Menawan

Baca: Yusi Fadila Gagal Kunyah Mangga Muda di Tutorial Pertama, Bagaimana dengan Aksi yang Kedua?

Mereka diberikan waktu selama satu jam untuk menyelesaikan gambar tersebut. Dari setiap kategori akan dipilih tiga orang pemenang yang bisa membawa pulang trofi sekaligus bingkisan. Juga, kepada tiga pemenang harapan diberikan hadiah hiburan.

Pemenang dinilai langsung oleh dua orang juri profesional. Yaitu, seorang Dosen UNPRI Udut Silaen dan seorang motivator muda, Albert Masli.

"Alasan kita membuat lomba mewarnai dan bukan lomba lainnya itu mempertimbangkan waktu. Lomba mewarnai tidak memakan waktu lama, jadi anak-anak tidak perlu bosan menunggu. Kami menggunakan waktu semaksimal mungkin, agar jangan sampai mereka bosan," ucapnya.

Tidak hanya lomba mewarnai, di acara ini juga digelar pertunjukkan seni alat musik pianika dan paduan suara baik dari murid-murid PG-TK dan guru-guru. Mereka menyanyikan lagu-lagu bertemakan nasionalisme dan juga lagu daerah.

Melalui penyelenggaraan acara ini, Meria berharap selain mengenalkan Pancasila, kiranya kreatifitas anak-anak juga semakin ditingkatkan.

"Kami berharap dari lomba ini, anak-anak dapat mengasah kreatifitas, kepercayaan diri dan keberanian. Anak itu mood nya tidak sama dengan orang dewasa. Mengajak mereka ikut serta dalam lomba itu cukup sulit. Maka dari itu, semoga mereka semakin terlatih kepercayaan diri untuk tampil. Serta, berani menghadapi kompetisi," ucap Meria.

(Cr12/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved