Inspirasi Bisnis, Amplop Lebaran Unik dan Mendidik
Menjelang lebaran, amplop merupakan salah satu pernak pernik yang kini mulai diburu umat muslim
Laporan Wartawan Tribun Medan/Natalin
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Menjelang lebaran, amplop merupakan salah satu pernak pernik yang kini mulai diburu umat muslim. Amplop biasanya digunakan untuk memberi zakat atau sekadar hadiah bagi anak-anak.
Salah satu yang bisa menjadi pilihan mencari amplop untuk memberi zakat dan angpao adalah amplop lebaran unik dan mengedukasi dari Kekida (Kreasi Kita Beda).
CEO dan Social Media Strategist Kekida, Yuha Azhari Simbolon, mengatakan usaha kreatif Kekida sudah ada sejak tahun 2015, ide untuk membuat amplop lebaran ini teryata disambut baik oleh para konsumen, Minggu (3/6/2018).
Dengan mengedepankan desain yang inovatif dan mengedukasi, kini Kekida mulai memiliki ruang di hati para konsumennya.
"Bedanya amplop punya kita itu dengan amplop yang di luar, kita buat amplop dengan pesan-pesan menarik yang disampaikan lewat tulisan-tulisan dan gambar yang tertera. Pada saat mendapatkan THR secara benar dan islami maka ucapkan Alhamdulillah atau ucapkan Bismillah supaya ingat buat berbagi atau sedekah. Amplop ini kita kemas sedemikian rupa dan didalamnya kita beri edukasi,"ujarnya.
Yuha menambahkan amplop di luar biasanya hanya gambar-gambar kartun seperti upin-ipin. Gambar amplop seperti itu, menurutnya kurang mendidik anak-anak.
"Amplop ini memang untuk anak-anak tapi target pasar kita itu buka anak-anak malah justru orangtuanya, ibunya. Desain amplop kita ini bisa menarik konsumen dari remaja, dewasa dan orangtua yang tentunya ingin memberi pesan-pesan yang mendidik,"tuturnya.
Ia menjelaskan amplop khusus Ramadan ini merupakan usaha yang produknya masih momentum menyambut lebaran. Pihaknya juga menyediakan kalender, pada saat tahun baru.
"Tim Kekida kita itu semuanya punya pekerjaan utama jadi ini hanya sambilan, pekerjaan sekunder kita. Setengah hari di kantor, setengah harinya kita handel usaha ini,"ungkap Yuha.
Meski hadir di moment tertentu, Kekida juga menerima orderan, misalnya untuk suvenir pernikahan, suvenir wisata yang tentunya dengan bahan baku kertas.
Yuha mengatakan dulu modal awal usaha Kekida ini Rp 1,5 juta dan keluarga membantu dalam hal melipat dan mengemas amplop. Namun untuk tahun ini, pihaknya mengeluarkan modal hampir Rp 30 juta karena produksi hingga ratusan ribu amplop.
"Tahun ini permintaan amplop kita semakin meningkat. Kita sudah pakai industri rumah tangga, ada satu orang yang mengkoordinir masyarakat di sekitarnya untuk melakukan proses finishing amplop Kekida. Sudah ada tim sosial media, market place, desain, marketing, keuangan dan tim inti kita ada lima orang,"ujarnya.
Harga amplop Kekida ukuran L dibanderol Rp 6 ribu dan ukuran kecil Rp 4.500, masing-masing diisi dengan lima amplop. Amplop ini bisa direquest via online melalui instagram dan tersedia di toko Teri Bajak, Lapangan Merdeka Medan.
"Kita persiapan desain dan produksi sudah ada sejak dua bulan lalu. Prediksi omset penjualan amplop tahun ini diangka Rp 100 juta dan itu menurut saya masuk akal mengingat banyaknya permintaan hingga ke seluruh Indonesia,"tutur Yuha.
Lebih lanjut ia berpesan agar setiap individu bisa punya ide yang kreatif agar bisa membuat bisnis yang berkualitas dan sempurna.
(cr13/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kwki_20180603_221339.jpg)