Mudik Lintasi Kota Tebing Tinggi, Jangan Lupa Cicipi Lemang

Sambut Ramadan 1439 Hijriyah, bagi para pemudik yang lakukan perjalanan darat lintas timur via Kota Tebing Tinggi

Penulis: Alija Magribi |

Laporan Wartawan Tribun/Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Sambut Ramadan 1439 Hijriyah, bagi para pemudik yang lakukan perjalanan darat lintas timur via Kota Tebing Tinggi dapat mencicipi lezatnya salah satu makanan khas yaitu lemang.

Selain di pusat kota, lemang juga dapat ditemukan di Gapura selamat datang Kota Tebing Tinggi.

Lemang yang ditawarkan di perbatasan Kota Tebing Tinggi memiliki cita rasa yang tak kalah hebat dibanding lemang yang dijual di perkotaan. Resep yang legendaris menjadi dasar pembuatan lemang

"Dulu, toke kami kerja dengan pengusaha lemang yang pertama kali di Tebing Tinggi. Jadi selepas kerja dengan pengusaha tersebut bapak itu, toke kami coba buka usaha sendiri dan kami jadi pengecernya," ujar ibu Nining salah satu pedagang lemang kepada reporter Harian Tribun Medan Minggu (3/6/18)

Baca: Ruben Onsu Sibak Tabir di Balik Rumor Pemecatan Raffi Ahmad dari Pesbukers, Netter: Gimmick

Baca: Zidane Kirimkan Pesan Menyentuh pada Seluruh Skuat Real Madrid, Cuma Pemain Bintang Ini Tak Membalas

Baca: Kala Rossi Raih Pole Position sedangkan Marquez Curhat, Siapa Jawara Malam Ini?

Baca: Ini Dia Zodiak yang Miliki Kemampuan Menghibur Orang Lain, Kamu Termasuk?

Baca: Mengulik 7 Fakta Tabrak Lari yang Dilakukan Pengemudi Toyota Alphard, Sempat Diamuk Massa

Baca: Denny Siregar, bila jadi Jokowi akan Sambangi Rumah Amien Rais: Mbah Marah-marah Mulu

Harga yang ditawarkan oleh lemang perbatasan Tebing Tinggi tersebut dinilai cukup ekonomis. Untuk ukuran batang bambu kecil dibanderol mulai Rp 15.000 sementara untuk ukuran bambu yang besar seharga Rp 30.000.

"Kita ada harga diskon, kalau ukuran lemang bambu kecil itu Rp 15.000 satunya tapi kalau beli dua batang ukuran yang sama jadi bayar Rp 25.000. untuk yang besar ini harganya Rp. 30.000 bang," ujar ibu Nining.

Selain ibu Nining, belasan pedagang lemang juga berbaris menjajakan makanannya di Desa Rambutan. Salah satu pedagang yaitu Dewi. Dewi mengaku bisa dapatkan keuntungan Rp 200.000 per harinya.

"Alhamdulillah ya bang, kalau libur hari merah atau akhir pekan bisa laku 40 batang lemang, jadi bisa dibagi dengan toke kami. Cukuplah untuk kehidupan sehari-hari," ujar Dewi sembari tersenyum sesekali

Beberapa pedagang lemang di Desa Rambutan yakini lemang yang mereka jajakan tak kalah enak. Bahkan saat menjelang hari raya Idul Fitri mereka bisa habiskan waktu membakar tiga kali lemang selama sehari.

Saat ini ada beberapa merek lemang yang dijajakan di Rambutan yaitu Lemang Anda, Lemang Kita, Lemang Famili, Lemang Ajo dan Lemang Bundo.

Foto: Ibu Nining membakar lemang untuk dijajakan kepada pengendara yang hendak masuk dan keluar Kota Tebing Tinggi (3/5/18)

(cr15/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved