Pembunuhan

Jumiyati Sang Janda Muda Dibunuh Pria Kenalan 5 Hari di Facebook, Begini Kronologi Lengkapnya

Antara korban dan pelaku baru lima hari kenal. Hubungan keduanya perkenalan dari facebook. Mereka jalan bersama

Jumiyati Sang Janda Muda Dibunuh Pria Kenalan 5 Hari di Facebook, Begini Kronologi Lengkapnya
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Kapolres Bantul, AKBP Sahat M Hasibuan, didampingi Kasubag humas AKP Sulistiyaningsih, dan Kasat Reskrim AKP Rudi Prabowo, ketika ungkap kasus pelaku pembunuhan di Mapolres Bantul, Senin (4/6/2018) pagi. (Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin) 

TRIBUN-MEDAN.com - Polres Bantul berhasil mengungkap kasus pembunuhan seorang perempuan muda yang belakangan diketahui berstatus janda ditemukan tewas di Bulak Cepoko Trirenggo.

Pelaku pembunuhan terhadap Jumiyati (33), warga Dusun Depok, Gilangharjo, Pandak, Bantul, Yogyakarta, S (48), warga Sayegan, Sleman mengaku sudah memberikan cincin kepada korban. Meski dirinya sudah memiliki istri.

Kapolres Bantul, AKBP Sahat M Hasibuan, mengungkapkan bahwa hubungan antara pelaku dan perempuan berjaket merah yang ditemukan tewas di Bulak Cepoko, Trirenggo, Bantul bermula dari kenalan di media sosial.

Sehari sebelum peristiwa pembunuhan itu terjadi, diungkapkan Kapolres, antara korban dan pelaku sempat berjalan-jalan bersama, boncengan menggunakan sepeda motor berputar-putar di sekitar Alun-alun Bantul.

Setelah menghabiskan waktu bersama, sekitar pukul 21.00 WIB korban rencannya hendak diantarkan pulang oleh pelaku di rumahnya di Dusun Depok, Gilangharjo, Pandak dengan melewati jalan di dusun Cepoko, Trirenggo, Bantul.

"Namun antara korban dan pelaku terjadi cekcok. Korban (perempuan) itu dibunuh diduga dipukul menggunakan kayu. Hasil autopsi dari Rumah sakit ada benturan dan gumpalan darah di sekitar otak," terangnya.

Setelah dipukul dan korban tersungkur jatuh ke tanah, pelaku sempat mengambil barang-barang berharga milik korban.

Beberapa barang yang diambil diantaranya, motor matic jenis scoopy bernomor polisi AB 6354 GM dan handphone merek Samsung.

"Perencanaan pembunuhan masih kita dialami. Apakah (pembunuhan) ini direncanakan atau tidak," jelasnya.

Dugaan itu menguat mengingat pelaku sempat mengambil handphone dan mengganti plat nomor polisi kendaraan yang dirampas dari korban.

"Plat nomor motor korban yang diambil pelaku ini sempat diganti. Artinya ada dugaan untuk menguasai," ujar Kapolres.

Diketahui, pelaku pembunuhan perempuan berjaket merah yang ditemukan tewas cukup mengenaskan di Bulak Dusun Cepoko, Trirenggo, Bantul adalah Supriyono (48) warga Seyegan, Sleman.

Dia berprofesi sebagai seorang pekerja cleaning service di sebuah sekolahan.

Halaman
1234
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved