Edarkan Uang Palsu di Pasar, Pemuda Ini Gemetar saat Paparan

Pelaku peredaran uang palsu (upal), ditangkap Unit Reskrim Polsek Medan Timur. Pelaku berjumlah dua orang yakni

Edarkan Uang Palsu di Pasar, Pemuda Ini Gemetar saat Paparan
Pelaku pengedaran uang palsu (upal) ditangkap Unit Reskrim Polsek Medan Timur. Dalam penangkapan tersebut, Syahri Ramadhan Dongoran (40) warga Jalan Pasar 7, Kecamatan Percut Seituan, dan Deni Alvi Maulana (24) warga Jalan Sederhana Dusun VII Cempaka Tembung, Kecamatan Percut Seituan, Kota Medan. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Frengki Marbun

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN -Pelaku peredaran uang palsu (upal), ditangkap Unit Reskrim Polsek Medan Timur. Pelaku berjumlah dua orang yakni, Syahri Ramadhan Dongoran (40) warga Jalan Pasar 7, Kecamatan Percut Seituan, dan Deni Alvi Maulana (24) warga Jalan Sederhana Dusun VII Cempaka Tembung, Kecamatan Percut Seituan, Kota Medan.

Kedua pelaku ditangkap terkait peredaran uang palsu di wilayah hukum Polsek Medan Timur. Dalam penangkapan tersebut, petugas mengamankan puluhan lembar uang palsu yaitu 20 lembar uang palsu pecahan 50 ribu, delapan lembar pecahan 100 ribu, dan 21 lembar pecahan 20 ribu.

Terkait kronologis penangkapan, Kapolsek Medan Timur, Kompol Wilson Pasaribu mengatakan kedua pelaku ditangkap di Jalan Beringin Pasar 7, Kecamatan Percut Seituan, saat mengedarkan uang palsu.

"Kronologis penangkapan pelaku, anggota saya bernama Aiptu Dini Irawan dan Bripka Onny Riza mendapat informasi dari warga, bahwa ada seorang mengedarkan uang palsu di Pasar 7, Percut Seituan, langsung menuju lokasi. Pada Selasa (29/5/2018) sekitar pukul 18.00 WIB, petugas menangkap kedua pelaku sedang mengedarkan uang palsu. Dan seketika, petugas langsung menangkap pelaku dan langsung dibawa ke Mako," ucapnya kepada awak media di Polsek Medan Timur.

Baca: Urai 7 Fakta Mayat dalam Kardus, Rika yang Tertutup hingga Tubuh yang Dibunuh secara Keji

Baca: 7 Keluarga yang Paling Unik dan Aneh yang Ada di Dunia, Ada yang Sekeluarga Jalannya Merangkak

Baca: Via Vallen Balas Pelecehan Verbal dalam Bahasa Inggris, Netizen Pro dan Kontra Menyasar Grammar

Baca: Perempuan Ini Foto Pria Tampan Diam-diam, Sungguh Tak Disangka Dia Mendapatkan Balasan Begini

Baca: Mahfud MD Respons soal Seorang Perempuan Salat di Gereja, BJ Habibie Melakukannya ketika di Jerman

Baca: Pria Ini Kaget Temukan Tengkorak di Kebunnya namun Reaksi Istri Malah Bikin Merinding

Di saat penangkapan tersebut, petugas menggeledah pelaku dan menemukan puluhan uang palsu. Dari pengakuan kedua pelaku, pengedaran uang palsu tersebut dilakukan secara otodidak atau tanpa bantuan orang lain.

"Kami berdua. Enggak ada bantuan orang lain. Kami hanya menggunakan printer dan alat seadanya," ucapnya sambil terus menundukkan kepala saat paparan.

Dari penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti yang digunakan kedua melaku untuk mencetak uang palsu tersebut.

"Kami menemukan alat bukti berupa satu unit laptop jenis Dell beserta charger, saru buah tas ransel warna merah jambu, satu buah printer warna hitam, satu buah gunting warna hitam, satu buah kuas untuk mengecat uang palsu, satu buah lem kertas, dan satu buah penggaris. Semau alt bukti ini digunakan kedua pelaku untuk mencetak uang palsu," jelasnya.

Kedua pelaku harus mendekam di sel tahanan sementara Polsek Medan Timur, karena mengedarkan uang palsu.

"Pelaku melanggar pasal 1 dan 3 UU nomor 7 tahun 2011tentag mata uang. Dan pelaku diancam hukuman penjara selama empat tahun," pungkasnya.

(Cr14/tribun-medan.com)

Penulis: Frengki Marbun
Editor:
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved