Ngeri, Kecelakaan Beruntun Terjadi di Tol Cipali, Minibus dan Bus Penumpang Rusak Berat

Kecelakaan beruntun melibatkan enam kendaraan terjadi di ruas Tol Cipali KM 181-800 arah Palimanan

Ngeri, Kecelakaan Beruntun Terjadi di Tol Cipali, Minibus dan Bus Penumpang Rusak Berat
Kecelakaan beruntun melibatkan enam kendaraan terjadi di ruas Tol Cipali KM 181-800 arah Palimanan sekitar pukul 13.30, Sabtu (9/6/2018). TRIBUN JABAR/RAGIL WISNU SAPUTRA 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ragil Wisnu Saputra

TRIBUN-MEDAN.COM, PALIMANAN - Kecelakaan beruntun melibatkan enam kendaraan terjadi di ruas Tol Cipali KM 181-800 arah Palimanan sekitar pukul 13.30 WIB.

Enam kendaraan yang terlibat antara lain tiga mini bus milik pemudik dan tiga bus bermuatan penumpang.

Kasat PJR Polda Jabar, AKBP Hanafi mengatakan peristiwa kecelakaan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Namun empat orang mengalami luka ringan dan sudah dilarikan ke RS Plumbon.

"Kami masih melakukan penyelidikan penyebab peristiwa kecelakaan ini. Beruntung tidak ada korban jiwa, hanya empat luka ringan saja," kata Hanafi kepada Tribun Jabar di lokasi kejadian, Sabtu (9/6/2018).

Menurut Hanafi, dua bus yang terlibat dalam kecelakaan beruntun ini adalah bus pengangkut pemudik program mudik bersama dari BUMN.

Sedangkan bus satunya adalah bus penumpang biasa.

"Yang tiga minibus ini juga milik pemudik. Ketiga minibus sudah kami evakuasi. Dua bus juga sedang kami evakuasi untuk ditepikan. Hanya satu bus yang belum bisa terevakuasi dari lokasi kejadian karena kendala rem," kata dia.

Hingga berita ini ditulis, polisi masih melakukan evakuasi bus yang terlibat kecelakaan. Arus lalu lintas terpantau padat hingga 1 kilometer akibat kejadian ini.

Polisi juga melakukan buka tutup jalan di KM 174 agar tidak menambah kemacetan di sekitar lokasi kejadian.

Sementara Tim Medis dari Basarnas Kantor SAR Bandung memberikan pertolongan pertama kepada korban luka ringan yang tak dilarikan ke rumah sakit karena dinilai tidak perlu mendapat perawatawan medis yang berarti.

"Yang terpenting kami cairkan dulu kepadatan volume kendaraan ini. Karena memamg akibat kecelakaan ini proses evakuasi menyebabkan arus lalu lintas tersendat," kata dia. (*)

Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved