Tak Puas Putusan Hakim Simanjuntak, Kejari Medan Banding Vonis Seumur Hidup Kurir 134 Kilogram Sabu

Kedua terdakwa tersebut selalu penyuplai (Abdul Kawi) dan penerima (Syarifuddin) narkotika jenis sabu seberat 134,3 kilogram

Tak Puas Putusan Hakim Simanjuntak, Kejari Medan Banding Vonis Seumur Hidup Kurir 134 Kilogram Sabu
TRIBUN MEDAN/Mustaqim
Dua terdakwa kasus kepemilikan 134,3 kilogram sabu, Syarifuddin dan Abdul Kawi(keduanya pakai lobe) seusai menjalani persidangan di Ruang Cakra IX PN Medan, Selasa (27/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN -Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan resmi mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Medan atas putusan seumur hidup penjara yang diberikan majelis hakim pengadilan tingkat pertama pada PN Medan terhadap Abdul Kawi alias Ade dan Syarifuddin alias Din.

Kedua terdakwa tersebut selalu penyuplai (Abdul Kawi) dan penerima (Syarifuddin) narkotika jenis sabu seberat 134,3 kilogram yang juga termasuk ke dalam jaringan internasional.

"Jaksa Penuntut Umum (JPU) resmi mengajukan banding atas putusan seumur hidup penjara kepada dua terdakwa kasus sabu 134,3 kilogram," kata Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Medan, Parada Situmorang kepada wartawan, Minggu (10/6/2018) sore.

Baca: Terjerat Kasus 134 Kilogram Sabu, Abdul Kawi dan Syarifudin Divonis Seumur Hidup

Parada menjelaskan, pihak kejaksaan mengajukan banding karena belum puas dengan putusan majelis hakim yang diketuai oleh Morgan Simanjuntak. Pasalnya, JPU Marthias Iskandar menuntut kedua terdakwa dengan pidana mati.

"Kita belum puas putusan hakim karena kita menuntut kedua terdakwa dengan pidana mati," ujar Parada. Untuk terdakwa Kawi, pendaftaran banding Nomor.134/Akta.Pid/2018/PN Mdn. Sedangkan terdakwa Syarifudin, pendaftaran banding Nomor.136/Akta.Pid/2018/PN Mdn.

Kedua terdakwa dinyatakan melanggar Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Sementara itu, satu terdakwa lain yakni Andi Syahputra alias Aan (berkas terpisah) selaku yang membantu Abdul Kawi untuk menyuplai sabu tersebut dijatuhi hukuman mati oleh majelis hakim yang diketahui oleh Syafril Batubara.

Diketahui, dalam sebulan, Abdul Kawi alias Ade yang dibantu Andi Syahputra alias Aan (berkas terpisah) menyuplai narkotika jenis sabu seberat 134,3 kilogram dari Aceh ke Medan. Barang haram itu diterima oleh Syarifudin alias Din untuk diedarkan di kota terbesar ketiga di Indonesia tersebut.

(Cr11/Tribun-medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Joseph W Ginting
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved