Breaking News:

Viral Pernyataan Amien Rais 'Tuhan Malu', Nadirsyah Hosen: Tuhan Dipaksa Menuruti Doanya

Berkaitan erat dg tingkat stress yg semakin tinggi. Tuhan diajak ikut marah. Kedua, Tuhan dipaksa menuruti doanya.

Kolase TribunWow.com
Nadirsyah Hosen dan Amien Rais. (Kolase TribunWow.com) 

TRIBUN-MEDAN.com - Tokoh NU sekaligus dosen di Monash University Nadirsyah Hosen angkat bicara mengenai pernyataan 'Tuhan Malu' yang sempat ramai diberbincangkan.

Dilansir TribunWow.com, hal itu ia ungkapkan melalui akun Twitternya @na_dirs yang diunggah pada Minggu (10/6/2018).

Menurut Nadirsyah Hosen, tingkar religiositas yang semakin meningkat dapat menaikkan tingkat stress.

Ia pun melontarkan sindiran dengan membeberkan 2 reaksi yang kemungkinan timbul dari orang yang seperti itu.

Pertama Tuhan diajak ikut marah, kemudian Tuhan dipaksa menuruti doanya.

Baca: Deretan Fakta Mayat Linda Wati dalam Boks, Dibunuh di Rumah Pelaku lalu Ditaruh di Depan Musala

Baca: Bus Pengangkut 45 Orang Tamasya Masuk Jurang Kedalaman 15 Meter, Berikut Data Para Korban

Baca: 8 Oknum Brimob Pelaku Pengeroyokan dan Penusukan Serda Darma Aji Ditangkap Polisi, 3 Jadi Tersangka

Baca: Urai 4 Fakta Amien Rais yang Turun Gunung, Sikap Partai Amanat Nasional dan Tantangan pada Jokowi

Baca: Viral Pernyataan Amien Rais Tuhan Malu, Nadirsyah Hosen: Tuhan Dipaksa Menuruti Doanya

Baca: Deretan Kasus Orang Hilang yang Paling Menyeramkan dan Belum Terpecahkan Hingga Kini

Nadirsyah Hosen pun mengatakan pada tahapan tersebut mulai muncul halusinasi.

Terlebih ketika 'lawan'nya terus berkibar.

Menurut Nadirsyah Hosen, orang seperti itu tambah 'sakit', dari yang kecewa dengan dirinya dan bertambah kecewa dengan Tuhan.

Ia pun menyarankan orang tersebut untuk tidak bermain-main dengan Tuhan.

Berikut pernyataan Nadirsyah Hosen mengenai hal itu.

"1. Tingkat religiositas yang semakin meningkat bisa juga berkaitan erat dg tingkat stress yg semakin tinggi tak sanggup melawan problem yg dihadapinya. 
Reaksi pertama, Tuhan diajak ikut marah.

Halaman
1234
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved