Penemuan Ikan Aneh, Bentuk Kepala Mirip Burung dan Mulut Seperti Merpati Memicu Perdebatan

Ikan ini sebagai ikan mas air tawar (Cyprinus carpio), masih banyak warga yang memperdebatkan bentuk ikan ini

Penemuan Ikan Aneh, Bentuk Kepala Mirip Burung dan Mulut Seperti Merpati Memicu Perdebatan
Ikan Aneh 

TRIBUN-MEDAN.COM - Belum lama ini, nelayan di China menangkap ikan dengan bentuk aneh. Ikan itu disebut menyerupai burung karena mulutnya mirip paruh dan siripnya seperti sayap kecil.

Nelayan mengaku mendapatkan ikan ini dari sungai di provinsi Guizhou, China Selatan.

Meski surat kabar lokal mengidentifikasi ikan ini sebagai ikan mas air tawar (Cyprinus carpio), masih banyak warga yang memperdebatkan bentuk ikan ini.

Menurut dugaan ahli, ikan aneh ini mengalami masalah di awal perkembangan kehidupannya.

"Mulut ikan menyerupai paruh merpati mungkin karena pertumbuhan sel yang rusak," kata Andrew Cossins, ahli fisiologi hewan dari Universitas Liverpool, Inggris, dilansir Live Science, Kamis, (14/6/2018).

Baca: Lionel Messi Bakal Diduetkan dengan Sergio Aguero Melawan Islandia Malam Ini

Baca: Kasus Dugaan Chat Mesum Dihentikan Polri, Begini Komentar Rizieq Shihab dan Awal Kasus

"Pembengkakan di kepala yang disebabkan oleh bentuk sistem rangka daerah kepala membuat mulut ikan maju," imbuh Cossins.

Namun Cossins tidak dapat mengidentifikasi secara akurat pemicu pembengkakan hanya berdasarkan foto yang dilihatnya.

Ia menduga ikan ini mengalami mutasi genetik atau korban pencemaran lingkungan dalam bentuk kontaminan kimia yang mengganggu pertumbuhan sel ikan.

"Mungkin ada bahan kimia berbahaya yang masuk ke tubuh ikan saat masih di tahap larva, bahan kimia ini kemudian mengganggu pertumbuhan normal embrio dan merusak bagian kepala saja sedangkan anggota tubuh yang lain tidak terpengaruh," jelasnya.

Menurut Cossins, dalam kasus ini mungkin terjadi gangguan saat tahap pembelahan sel dalam pembentukan struktur kepala, produksi sel berlangsung dengan cepat dan menyebabkan kepala ikan mengembang.

Halaman
12
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved