Pilgub Sumut

Debat Terakhir, Rico Marbun Minta Pasangan Calon Gubernur Tidak Blunder, Performa Pengaruhi Pemilih

Survei Indo Barometer terbaru, pasangan nomor urut dua, Djarot Saiful Hidayat justru yang unggul tipis.

Debat Terakhir, Rico Marbun Minta Pasangan Calon Gubernur Tidak Blunder, Performa Pengaruhi Pemilih
Tribun Medan /Royandi Hutasoit
Pasangan calon Gubernur Sumut Edy Rahmayadi-Musa Rajeck Shah dan pasangan Djarot Saiful Hidayat dan Sihar Sitorus beradu ide dan program untuk memajukan Sumut. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - KPU akan menggelar debat pamungkas Pilgub Sumatera Utara pada Selasa (19/6/2018) besok. Debat ini dinilai akan sangat berpengaruh terhadap keyakinan pemilih dalam pencoblosan 27 Juli nanti.

Persaingan di Pilgub Sumut cukup ketat. Dari hasil sejumlah survei, pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah tak selalu unggul. Survei Indo Barometer terbaru, pasangan nomor urut dua, Djarot Saiful Hidayat justru yang unggul tipis.

Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun meyakini dalam debat pamungkas nanti akan sangat berpengaruh terhadap pemilih untuk menentukan pilihannya.

"Pengaruh debat akan mempengaruhi sekitar 30 persen pemilih, apalagi selisih suara yang tipis akan sangat berpengaruh," kata Rico saat dihubungi via telepon, Senin (18/6/2018).

Saat debat kedua Pilgub Sumut, 12 Mei lalu, Edy Rahmayadi dinilai bikin blunder. Sebab, dia tak tahu apa arti stunting saat ditanya oleh Djarot.

 

Baca: Kapal Tenggelam di Danau Toba, Baru 5 Orang yang Dievakuasi dari 70 Penumpang

Baca: Fortuner Tenggelam di Danau Toba, Gini Nasib Sopir dan Lima Penumpangnya

Baca: Sudah 16 Korban Selamat KM Sinar Bangun Dievakuasi, 1 Korban Tewas

 

Korban kecelakaan kapal penumpang KM Sinar Bangun di Danau Toba, Senin (18/6/2018)
Korban kecelakaan kapal penumpang KM Sinar Bangun di Danau Toba, Senin (18/6/2018) (Tribun Medan / HO)

Baca: Detik-detik Polisi dan Warga Evakuasi Penumpang Tenggelam dari Perairan Danau Toba, Lihat Video

Baca: BREAKING NEWS: Kecelakaan Kapal Penumpang di Danau Toba, Ini Foto-fotonya

Stunting sendiri diketahui, adalah kondisi bayi tidak tumbuh dengan baik. Penyebabnya, karena bayi tidak mendapatkan asupan gizi yang cukup.

Baca: BREAKING NEWS: Kapal Penumpang Tenggelam di Danau Toba, 80 Penumpang Terjun ke Air

Baca: Detik-detik Korban KM Sinar Bangun Berjuang Raih Pelampung Kapal Penolong! Ini Videonya

Baca: Kapal Tenggelam di Danau Toba, Baru 5 Orang yang Dievakuasi dari 70 Penumpang

Rico mengakui, debat pamungkas besok amat krusial. Sehingga tiap kandidat harus benar-benar tak melakukan kesalahan sedikitpun. Sebab, hal itu bisa berakibat fatal.

"Tiap kandidat harus memastikan zero mistake atau nol kesalahan. Dalam pertarungan yang ketat akan berbahaya bila kesalahan di depan publik," jelas Rico.

Rico menjelaskan, perbedaan elektabilitas antara Edy dan Djarot kian tipis. Oleh sebab itu, tiap kandidat harus benar-benar memanfaatkan sisa waktu kampanye sebaik-baiknya.

Menurut dia, salah satu alasan kenapa Djarot kian melesat karena dianulirnya JR Saragih sebagai kandidat. Dia meyakini, pendukung JR Saragih lebih banyak beralih ke pasangan Djarot-Sihar.

"Semenjak JR Saragih dinyatakan tidak lolos dalam pilgub, ada pergeseran perilaku pemilih. Pemilih non muslim yang tadinya terpecah memilih Djarot dan JR, sekarang bersatu untuk memilih Djarot," jelas Riko.

(cr9/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Joseph W Ginting
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved