News Video

Keluarga Penumpang KM Sinar Bangun Ngamuk ke Personel Polisi, Lihat Videonya. .

Teriakan seorang perempuan yang meruapakan keluarga satu di antara penumpang KM Sinar Bangun pecah di tenda darurat polisi

Keluarga Penumpang KM Sinar Bangun Ngamuk ke Personel Polisi, Lihat Videonya. .
Tribun-medan.com/ M Andimaz Kahfi
Sri Wahyuni Warga Kota Tebingtinggi yang cemas menunggu kepastian 4 anaknya yang hilang dalam tragedi tenggelam Kapal Motor (KM) Sinar Bangun. (Tribun-medan.com/ M Andimaz Kahfi) 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com - Teriakan seorang perempuan yang meruapakan keluarga satu di antara penumpang KM Sinar Bangun pecah di tenda darurat polisi Pelabuhan Tigaras, Simalungun, Selasa (19/6/2018).

Diketahui perempuan tersebut bernama Sri Wahyuni yang merupakan warga asal Kota Tebing Tinggi.

Sri Wahyunia berang, lantaran melihat beberapa petugas polisi yang seharusnya empati dan sigap dalam kejadian ini, malah santai dan asyik bermain handphone.

"Bapak-bapak bisa tenang di situ, kalian tidak tahu bagaimana rasanya kami sebagai keluarga yang menunggu kepastian keluarga kami yang masih hilang," kata Wahyuni di Pelabuhan Tigaras, Selasa (19/6/2018)

"Kami makan sesuap nasi saja tidak bisa. Sekuat-kuatnya orang kalau yang terkena musibah, kalau kita tidak bisa mendapat kepastian tidak akan sanggup," sambungnya

Lihat videonya;

Ayo subscribe channel YouTube Tribun MedanTV

Baca: Penumpang Blak-blakan, Riko: KM Sinar Bangun Angkut 100 Sepeda Motor, Oleng 3 Kali Sebelum Terbalik

Baca: Detik-detik Polisi dan Warga Evakuasi Penumpang Tenggelam dari Perairan Danau Toba, Lihat Video

Baca: Seseorang Sempat Merekam KM Sinar Bangun Terbalik di Danau Toba, Penumpang: Tolong. . Tolong!

Ia lantas meminta pihak kepolisian berjanji dapat memberikan kepastian terkait nasib keluarganya.

"Saya marah, karena ada anak-anak saya ada di KM Sinar Bangun itu. Tadi malam jam 01.30 WIB saya sudah sampai, tapi saya lihat persiapan apapun tidak ada dilakukan sama sekali. Mobil truk tanki itu sebenarnya sudah parkir sejak tadi malam, tapi mengapa baru tadi pagi sibuk dibenahi semuanya," ujarnya kesal.

"Seharusnya kalau tahu kejadian seperti itu, persiapan dilokasi sudah dipersiapkan dengan matang. Baru  08.30 WIB Kapal Fery bergerak mencari, apa nggak bisa jam 07.00 WIB bergeraknya. Ada 4 anak-anak saya di dalam KM Sinar Bangun itu, belum lagi kawan-kawannya," pungkas Wahyuni sambil menyeka air matanya.

BERITA TERKINI

Baca: Tragis! Korban Hilang Tenggelamnya Kapal di Danau Toba jadi 150 Orang, tapi Satu Pun Belum Ditemukan

Baca: Inilah Data Terakhir 166 Orang Korban Tenggelamnya Kapal di Danau Toba, Berikut Nama dan Alamatnya!

Baca: Detik-detik Korban KM Sinar Bangun Berjuang Raih Pelampung Kapal Penolong! Ini Videonya

 

Baca: Bicara Hukum, Djarot Sindir Lawannya yang Turut Dipanggil KPK, Ini Jawaban Musa Rejekshah

Baca: Masih Trial, Coach Djanur akan Datangkan Penyerang Asal Namibia untuk PSMS

Baca: Ngeri! Inilah 5 Pertarungan Ular vs Manusia, Termasuk Wanita yang Tewas Ditelan

(cr9/tribun-medan.com)

Tonton video lainnya;

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Hendrik Naipospos
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved