Kapal Tenggelam

Ibu Korban seperti Mendapat Pertanda dari Kucing Kesayangan Anaknya sebelum Kapal Tenggelam

Sebelum peristiwa nahas yang menimpa Sai, sang ibu yang bernama Fatimah (49) seperti mendapat pertanda dari kucing kesayangan anaknya.

Ibu Korban seperti Mendapat Pertanda dari Kucing Kesayangan Anaknya sebelum Kapal Tenggelam
TRIBUN MEDAN/M FADLI TARADIFA
Adik dari Nur Sai menunjukkan potret abangnya yang merupakan korban Kapal Motor (KM) Sinar Bangun, ditemui di kediamannya, Rabu (20/6/2018). 

Laporan wartawan Tribun Medan / M Fadli

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Muhammad Nur Sai atau yang akrab disapa Sai merupakan satu di antara korban yang masih dalam kategori hilang.

Sai bersama sembilan temannya merupakan penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba pada Senin (18/6/2018) petang.

Baca: Tangis Ibunda Sai tak Terbendung: Ya Allah, Semoga Anakku Ditemukan Selamat. . .

Baca: Kesaksian Penumpang Selamat: Belum Lama Tenggelam Sudah Kulihat Remaja Mengambang. . .

Baca: Musa Rajekshah Lantunkan Lagu Anak Naburju saat Halalbihalal Paguyuban Pujakesuma

Baca: Silaturahmi dengan Ratusan Masyarakat, Djarot Rencanakan Bangun Balai Latihan Kerja di Sei Mangkei

Sebelum peristiwa nahas yang menimpa Sai, sang ibu yang bernama Fatimah (49) mendapat pertanda dari kucing kesayangan anaknya tersebut.

"Jadi sekitar pukul 17.00 WIB sebelum kejadian, kucing kesayangan Sai, memeluk kaki saya, tidak tahu apa pertandanya. Biasa tidak pernah begitu, jadi saya kira lapar, saya beri makan, namun tidak mau makan," katanya saat ditemui Tribun-Medan.com di kediamannya, Jalan Pelita VI Gang Waspada, Medan, Rabu (20/6/2018).

Setelah diberi makan namun tak mau, sambung Fatimah, kucing si Sai masuk ke kamar, bulak balik dan terakhir mencium sepatu milik Sai.

"Dalam hati saya, karena Sai tidak pulang, mungkin ia kecarian. Namun ternyata itu pertandanya, ya Allah begitu mendapat kabar, rasanya hati ini sesak sekali," ujar wanita yang menggunakan mukenah berwarna putih, sembari meneteskan air matanya.

Fatimah merasa terpukul saat mendapat kabar bahwa anaknya merupakan salah satu korban kapal KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba. Apalagi anaknya sebentar lagi akan wisuda.

"Anakku itu padahal mau wisuda, ia sebelumnya sudah ngomong bahwa, mamak nanti datang jadi tamu wisuda ya," ucap ibunda Sai, yang menggunakan mukenah berwarna putih sembari menangis.

Baca: Astaga, Adik Tega Kampak Abang Kandung Gegara Minta Uang Sewa Ladang Milik Orang Tua

Baca: Kementerian Perhubungan Akan Renovasi 5 Dermaga di Danau Toba dan Sediakan 6 Kapal

Baca: Menhub Perintahkan Operasi Kapal di Danau Toba Dihentikan Sementara sebelum Penuhi Hal Ini

Tak banyak yang bisa dilakukan, ia berharap agar anaknya bisa ditemukan.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved