Kapal Tenggelam

Menhub Perintahkan Operasi Kapal di Danau Toba Dihentikan Sementara sebelum Penuhi Hal Ini

Tenggelamnya Kapal di perairan Danau Toba Senin (18/6/2018) mendapat reaksi keras dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Menhub Perintahkan Operasi Kapal di Danau Toba Dihentikan Sementara sebelum Penuhi Hal Ini
INT
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi 

TRIBUN-MEDAN.COM - Tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di perairan Danau Toba, Sumatera Utara, Senin (18/6/2018) mendapat reaksi keras dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Tenggelamnya kapal motor ini menelan korban seratusan penumpang. Total jumlah penumpang pun hingga saat ini belum bisa dipastikan karena tidak adanya manifest kapal atau daftar penumpang.

Laporan korban jumlah penumpang pun terus bertambah ke posko pengaduan di Simanindo Kabupaten Samosir dan Tigaras Kabupaten Simalungun dari laporan keluarga yang datang ke lokasi.

Sebelumnya data awal menyebutkan jumlah penumpang berjumlah 80 orang. Namun, bertambah dari waktu ke waktu atas pengaduan kelaurga korban. 

Rabu (20/6/6/2018) sore, jumlah penumpang mencapai 180 orang.

Selang beberapa jam kemudian, jumlah korban bertambah menjadi 192 orang.

Data tersebut telah terverifikasi di Posko Simanindo

Dengan peristiwa menyedihkan tersebut, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, akan memberikan sanksi kepada pengelola dermaga dan Kapal Motor (KM) Sinar Bangun.

"Nanti kalau sudah ditemukan jumlah manifes tidak ada, pasti ada pihak-pihak yang akan kita kenakan sanksi dan aturan yang berlaku," kata Budi, Selasa (19/6/2018).

Budi Karya Sumadi juga menambahkan, KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba seharusnya hanya berkapasitas 43 orang penumpang. 

Halaman
1234
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved