Kapal Tenggelam

Ahli Waris Fahriyanti yang Tenggelam Bersama Suami serta Anak-anaknya Diberikan Santunan

Santunan telah diberikan kepada ahli waris Fahriyanti, yakni anaknya Ryan Afandi yang berada di posko korban KM Sinar Bangun di Tigaras.

Ahli Waris Fahriyanti yang Tenggelam Bersama Suami serta Anak-anaknya Diberikan Santunan
tribun medan/dedi
Foto keluarga Burhanuddin bersama seluruh anggota keluarga. Burhanuddin dan lima anggota keluarganya serta seorang menantunya tewas dalam tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba. Anaknya yang paling besar Fandi (tengah) yang tidak ikut karena di Sibolga. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Jasa Raharja Perwakilan Stabat yang melingkupi zona Langkat-Binjai telah bergerak cepat menemui pihak keluarga dari tujuh korban yang berdomisili di Binjai Selatan, korban tragedi karamnya Kapal Motor Sinar Bangun di perairan Danau Toba.

Jasa Raharja telah melakukan pendataan, pengurusan administrasi dan memberikan santunan atau jaminan kematian atas nama Fahriyanti (47), Kamis (21/6/2018)

Kepala Jasa Raharja Perwakilan Stabat, Indharta Pujawarman menjelaskan bahwa santunan telah diberikan kepada ahli waris Fahriyanti, yakni anaknya Ryan Afandi yang berada di posko korban KM Sinar Bangun di Tigaras, Kabupaten Simalungun.

Santunan yang diberikan senilai Rp 50 juta yang disampaikan lewat pembukaan rekening bank. Di mana pemeberian diberikan setelah administrasi seperti surat kematian diterbitkan.

"Kami menyampaikan rasa prihatin dan turut berduka cita mendalam atas musibah ini.
Berharap menjadi pelajaran yang penting dan berharga bagi semua pihak terutama para penyelenggara angkutan, regulator, masyarakat pengguna jasa dan stakeholder lainnya," katanya saat menemui kepala lingkungan rumah duka korban di Jalan Gunung Bendahara, Binjai Selatan.

"Terhadap korban meninggal dunia yang jenazahnya sudah ditemukan dan telah diidentifikasi oleh pihak yang berwenang, Jasa Raharja akan memberikan dana santunan kepada hli warisnya sebesar Rp 50 Juta," jelasnya.

Selain korban yang dinyatakan telah meninggal dunia, terhadap korban selamat yang membutuhkan biaya perawatan atau pengobatan akibat dari peristiwa tenggelamnya kapal tersebut juga ditanggung Jasa Raharja.

"Biaya perawatan atau pengobatan selama di Rumah Sakit ditanggung oleh Jasa Raharja sampai dengan batas maksimum biaya Rp 20 juta. Sedangkan yang tidak punya ahli waris akan ditanggung biaya pemakaman sebesar Rp 4 juta," jelasnya.

Atas musibah ini, Jasa Raharja juga memohon doa kepada semua pihak agar para penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba pada hari Senin (18/6/2018) sekitar pukul 17.00 WIB dapat segera ditemukan.

Diketahui Fahriyanti tenggelam bersama enam keluarganya, yakni Suaminya Burhanuddin (48) dan empat anaknya yakni Dede Handrian, (23) Neneng Nur Ainun (19) Maya Oktavianty (17) Dika Ferdian (9) dan menantunya Yani (20). Dan yang dihitung mendapat santunan kematian ada tiga orang, yakni Birhanuddin dan Fahriyanti, serta ahli waris dari Yani yang akan diberikan kepada keluarganya.

"Untuk keluarga Fahriyanti, baru atas nama Fahriyanti yang sudah kami penuhi, untuk Birhanuddin dan menantunya kami masih menunggu kabar dari Basarnas soal kepastian kondisi korban," ujarnya.

Pemberian santuanan ini merupakan kewajiban Jasa Raharja kepada yang ditanggung hasil kerja sama. Dan yang dimaksut ahli waris sesuai ketentuan UU No 33/1964 tentang Dana kecelakaan angkutan penumpang diberikan sesuai poin pertama suami atau istrinya yang sah.

"Poin dua ketentuan ahli waris jika suami atau istrinya yang sah tidak ada adalah anak anaknya yang sah. Poin ketiga, jika istri atau suami dan anak-anaknya yang sah tidak ada akan diberikan kepada orang tuanya yang sah. Jika point 1, 2, 3 tidak ada maka kepada pihak pihak yang menyelenggarakan penguburan mendapatkan batuan biaya penguburan sebesar Rp 4 juta," pungkasnya. (dyk/tribun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved