Kapal Tenggelam

Detik-detik Badai Dahsyat Danau Toba Beberapa Menit sebelum KM Sinar Bangun Karam, Ini Videonya

Badai ini hanya sekitar 45 menit sebelum KM Sinar Bangun yang berangkat dari Simanindo, tenggelam di perairan sebelum Tigaras.

TRIBUN-MEDAN.COM - Tragedi tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun, Senin (18/6/2018) sekitar pukul 17.15 WIB yang menewaskan seratusan penumpang menimbulkan tanda tanya dan misteri yang belum terjawab. 

Hingga Rabu (20/6/2018) jumlah mayat yang ditemukan baru empat. Padahal tim SAR sudah menurunkan tim elite Marinir dan peralatan canggih. 

Hingga Rabu siang jumlah korban hilang di Posko Penanggulangan KM Sinar Bangun sudah mencapai 194 orang.

Bahkan lokasi kapal tenggelam pun belum ditemukan. Sebelumnya pihak SAR memperkirakan mayat korban terperangkap dalam kapal yang karam.

Seorang budayawan muda Batak, Rismon Raja Mangatur Sirait percaya bahwa badai besar dan tenggelamnya Kapal Motor Sinar Bangun terkait dengan penangkapan ikan mas raksasa oleh masyarakat sekitar Danau Toba sehari sebelumnya.

UPDATE BERITA TERKAIT:

Baca: Pemkab Samosir Berpesta di Tengah Duka KM Sinar Bangun, Miris Dengar Alasan Pejabatnya

Baca: Guru Spiritual Sebut Ikan Mas Raksasa Danau Toba Ditangkap dan Dibunuh Penyebab Badai Dahsyat

Baca: Heboh Penangkapan Ikan Mas Raksasa Sebelum Tragedi Maut KM Sinar Bangun, Guru Spiritual Bicara. .

Baca: Berikut Pernyataan Presiden Jokowi Terkait Insiden Kapal Tenggelam di Danau Toba

ikan mas raksasa
ikan mas raksasa (facebook)

Baca: Hasil SPANYOL vs IRAN: Gol Dianulir hingga Tim Matador Raih Kemenangan Perdana

Baca: Kritik Ketua PNT Danau Toba: Pengusaha Kapal Sesukanya Naikkan Penumpang! Pemda tak Perduli

Baca: Hotman Paris Hutapea Akan Salurkan Bantuan Rp 100 Juta untuk Pencarian Korban Hilang di Danau Toba

Tulisan Sirait tentang kaitan ikan mas raksasa dan kecelakaan kapal di akun Facebook-nya itu viral  dan dibagikan ribuan kali sejak dimuat Rabu (20/6/2018) siang.

Menurut Sirait, Minggu (17/6/2018) sekitar pukul 16.30, seorang pemancing di Tao Silalahi, Desa Paropo, Kecamatan Silahi Sabungan, Kabupaten Dairi, mendapatkan ikan mas seberat 14 Kg.

Hasil pancingan ini cukup menghebohkan warga sekitar karena ukurannya yang luar biasa.

Sirait bahkan menyatakan bahwa ikan itu adalah ikan mas terbesar yang pernah didapat di Danau Toba dalam kurun waktu 20 tahun terakhir.

“Bicara hal mistis, percaya atau tidak percaya, semua kembali ke pribadi masing-masing,” tulisnya.

Halaman
12
Editor: Tariden Turnip
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved