Mendagri Tugaskan Pejabat Gubernur Eko Subowo Segera ke Danau Toba

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta pejabat Gubernur Sumut, Eko Subowo segera datang ke Danau Toba

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta pejabat Gubernur Sumut, Eko Subowo segera datang ke Danau Toba 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Jefri Susetio

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta pejabat Gubernur Sumut, Eko Subowo segera datang ke Danau Toba untuk meninjau pencarian KM Sinar Bangun yang tenggelam. 

"Saya minta ke Danau Toba untuk meninjau masyarakat dan menggerakan masyarakat  supaya mendukung pencarian kapal yang tenggelam itu," ujarnya usai melantik PJ Gubernur Sumut Eko Subowo di Aula Raja Inal Siregar di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (22/6/2018). 

Selain itu, kata dia, telah memberikan saran agar mengundang KPU, dan Panwaslu untuk bicara pelaksanaan Pilkada Sumut dan Pilkada di kabupaten/kota. Sehingga, diketahui berbagai hal yang masih kurang serta dukungan logistik yang diberikan pemerintah. 

Selanjutnya, pejabat Gubernur Sumut harus melakukan koordinasi bersama Kapolda Sumut untuk mengetahui stabilitas keamanan. Kemudian, harus menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN). 

"Tadi, saya sampaikan jabatan eselon-1 bebas di mana saja, dahulu 2015 ada Irjen Pol jadi PJ Sulawesi Barat tidak ada masalah, enggak ribut kayak sekarang ini.Dasar saya undang-undang, saya kirim ke Setneg ada tim hukum yang melakukan penelaan. Apakah Mendagri melanggar hukum ? Dan ternyata enggak ada yang melanggar hukum," katanya. 

Ia menyampaikan, tidak akan mengusulkan pejabat gubernur yang tak sesuai dengan undang-undang atau hukum. Bila DPR mempertanyakan pengangkatan pejabat gubernur maka ia akan menjawab karena menghormati DPR. 

Dia mengungkapkan, dulu munculnya nama sejumlah personel Polri yang akan menjabat sebagai pejabat gubernur sekadar wacana. Baginya, tidak salah menyampaikan wacana. Tapi, ia maklum adanya protes karena dinamika politik. 

"Maklum saja, sudah hawa Pilpres dan Pileg, namanya dinamika," ungkapnya. 

(tio/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved