Terkait Kapal Tenggelam di Danau Toba, Fahri Hamzah Menyasar Menteri Susi Pudjiastuti

Tragedi tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di perairan Danau Toba menyita perhatian publik.

Terkait Kapal Tenggelam di Danau Toba, Fahri Hamzah Menyasar Menteri Susi Pudjiastuti
(KOMPAS.com/Nabilla Tashandra)
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. (KOMPAS.com/Nabilla Tashandra) 

TRIBUN-MEDAN.com - Tragedi tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di perairan Danau Toba menyita perhatian publik.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fahri Hamzah memberikan komentarnya terkait KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, Sumatera Utara.

Seperti dikutip dari Kompas.com, kepolisian menyatakan jumlah penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, Sumatera Utara, awal pekan ini sulit dipastikan.

Sebab, kapal motor tersebut tidak memiliki manifes penumpang.

Menurut Kepala Bagian Penerangan Satuan (Kabag Pensat) Divisi Humas Polri Kombes Pol Yusri Yunus, manifes penumpang berkaitan erat dengan Surat Izin Berlayar (SIB).

Kedua hal tersebut merupakan syarat kelaikan operasional kapal.

Baca: Driver Ojol Ini Awalnya Takut Lewati Hutan untuk Antarkan Pesanan Makanan namun Akhirnya Bikin Salut

Baca: Sri Wahyuni Marah pada Polisi yang Dianggapnya Lambat Mencari Korban Hilang usai Kapal Tenggelam

Baca: 7 Fakta KM Sinar Bangun yang Tenggelam di Danau Toba, Foto dan Video serta Data Penumpang

Baca: Parkir Sembarangan di Depan Rumah Orang, yang Terjadi Pada Mobil Ini Bikin Kaget

Baca: Reaksi Rihanna Menyasar Rumor Kedekatan Agnez Mo dan Chris Brown

Baca: Wanita 54 Tahun Ditelan Ular Piton, Pakar Hewan Melata Analisis Kenapa Korban Tak Bisa Loloskan Diri

"Kapal itu memang tidak memiliki manifes saat itu. Jelas kalau manifes tidak ada, berarti SIB-nya tidak ada," kata Yusri di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (21/6/2018).

Terkait pemberitaan tersebut, Fahri Hamzah memberikan komentarnya melalui akun Twitter, @Fahrihamzah, yang diunggah pada Kamis (21/6/2018). 

Fahri mengatakan jika Surat Izin Berlayar (SIB) dan administrasi kapal adalah soal sistem.

Menurutnya, semua hal tersebut tergolong murah.

Baca: Unggah Foto saat Liburan, Sosok di Belakang Perempuan Ini Bikin Gagal Fokus

Baca: Usai Chatnya dengan Bapak Kos Viral, Ternyata Ini Sosok Adimul yang Bikin Warganet Penasaran

Baca: Pria Ini Tinggalkan Uang di Tempat Umum untuk Tes Keamanan di Jepang, Ia Justru Syok saat Kembali

Baca: Tak Sengaja Pecahkan Jerawat di Dekat Hidung, Nyawa Wanita Ini Hampir Melayang, Kisahnya Jadi Viral

Baca: Aktris Cantik Ini Sudah Jalani 17 Tahun Pernikahan Beda Agama, Lebaran Kali Ini Terasa Berbeda

Baca: Wanita Ini Balaskan Dendamnya dengan Menanam Pohon, 20 Tahun Kemudian Tetangganya Meradang

Lebih lanjut, dirinya menyindir Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti soal hal tersebut.

Menurutnya Susi mengurusi kapal-kapal asing yang ilegal, namun tidak dengan kapal yang ada di dalam negeri.

Halaman
12
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved