Petugas Gagalkan Bellow dan Muchlis Edarkan 74, 49 Gram Sabusabu

Bellow dan Muchlis telah digagalkan melakukan bisnis ilegal narkotika jenis sabusabu. Petugas Satuan Reserse

Petugas Gagalkan Bellow dan Muchlis Edarkan 74, 49 Gram Sabusabu
Bellow dan Muchlis diamankan Polres Binjai atas kepemilikan 74,49 gram sabusabu. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Bellow dan Muchlis telah digagalkan melakukan bisnis ilegal narkotika jenis sabusabu. Petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai mencokok keduanya dari lokasi terpisah, dengan barang bukti sabusabu seberat 74,49 gram.

Kasat Reserse Narkoba Polres Binjai, AKP Aris Fianto, menjelaskan bahwa keduanya dianggap pengedar. Identitas keduanya yakni, Deni Siswandi alias Bellow (37) warga Jalan Manggis, Kelurahan Limau Sundai, Binjai Barat dan Muchlis (36) warga Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Cengkeh Turi, Binjai Utara.

"Penangkapan ini Sabtu (23/6/2018) setelah kita mendapatkan informasi awal dari masyarakat yang resah. Laporan ke kita bahwa sering terjadi transaksi narkotika di Cengkeh Turi, Binjai Utara," kata Kasat Reserse Narkoba Polres Binjai, AKP Aris Fianto, Minggu (24/6/2018).

Unit Resnarkoba terlebih dahulu menciduk Bellow. Petugas melancarkan strategi menyaru sebagai pembeli dan melakukan perjanjian untuk transaksi satu paketan narkotika sabsabu di Jalan Pompa Keluraha Cengkeh Turi.

"Petugas mendatangi TKP, lalu melakukan transaksi bersama Bellow yang mana sebelum uang diserahkan, pelaku Bellow memberikan satu paket sabu kepada petugas. Di Jalan Pompa, Kelurahan Cengkeh Turi langsung dilakukan penangkapannya," kata AKP Aris Fianto.

Saat iti Bellow tak mampu berdalih, ia tak bisa berbuat banyak ketika proses penangkapan yang dilakukan petugas polisi. Petugas pun melakukan pengembangan menggiring Bellow ke rumahnya. Hasilnya, didapat total dua paket diduga sabusabu seberat 6,30 gram.

"Dari Bellow petugas total amankan 6,30 gram sabusabu. Selain itu sebungkus plastik bening kosong, satu telepon genggam untuk transaksi, dua skop dan sekotak rokok untuk tempat menyimpan sabusabu. Bellow mengakui barang bukti itu miliknya dan untuk dijual," Aris menguraikan.

Selanjutnya, pengembangan yang dilakukan petugas tak berhenti pada kediaman Bellow saja. Sekitar pukul 20.00 WIB, petugas mendapat informasi baru dari Bellow soal muasal sabusabu. Nama Muchlis disebut-sebut sebagai sumbernya.

Dari informasi itu, petugas mengajak Muchlis untuk transaksi. Kesepakatan bertemu dilakukan di Jalan Perintis. Alhasil dari tangan Muchlis didapat barang bukti sabusabu empat paketan.

"Di Jalan Perintis Muchkis kami tangkap. Saat ditangkap dan digeledah didapat empat paket sabu seberat 21,45 gram dari Muchlis," jelasnya.

Pengembangan terus berlanjut ke penggeledahan di rumah Muchlis di Jalan Cut Nyak Dien, Kelurahan Tanah Tinggi, Binjai Timur. Diduga, rumah tersebut dijadikan Muchlis untuk lokasi penyimpanan sabusabu. Hasilnya, di kamar Muchlis petugas berhasil menyita barang bukti lainnya.

"Di rumah Muchlis di Jalan Cut Nyak Dien petugas menemukan sabu seberat 53,04 gram, tepatnya di dalam kamarnya. Ada juga kami sita barang bukti lainnya seperti sebungkus plastik klip kosong ukuran sedang, sebungkus plastik klip kosong ukuran kecil, satu unit hp Blackberry warna hitam, satu motor Honda Beat warna hitam, satu timbangan elektrik, satu skop, dan satu sendok plastik diduga bagian alat isap sabusabu," jelasnya.

Saat rumahnya digeledah, Muchlis sempat berang, melakukan perlawanan berupaya menyerang petugas. Namun aksinya gagal karena kalah jumlah. Akibatnya hidung Muchlis mengalami luka dan sedikit pendarahan.

Muchlis mengaku sabusabu itu miliknya. Ia juga memgungkapkan bahwa sabusabu disimpannya untuk keperluan dijual kepada para kliennya. Keduanya saat ini sudah dibawa ke Mapolres Binjai guna penyidikan lebih lanjut dan dilakukan penahanan di sel sementara.

(Dyk/tribun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor:
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved