Breaking News:

Kapal Tenggelam

Terungkap Inilah Perekam Detik-detik KM Sinar Bangun Terbalik sebelum Karam dan Kecewanya. . .

Jesika pergi bersama lima temannya Jamuda Ainaga, Roni Siadari, Herman Turnip, Selma Sinaga, dan Atur Sinaga.

Editor: Tariden Turnip
TRIBUN MEDAN/TOMMY SIMATUPANG
Jesika Elpri Sinaga (20) korban selamat berkisah kondisi kapal sebelum tenggelam 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, TIGARAS - Pascaterbaliknya kapal KM Sinar Bangun, video korban yang meminta tolong sambil bertahan di badan kapal yang sudah terbalik di tengah Danau Toba tersebar di media sosial.

Video tersebut pun dikutip beberapa situ berita, termasuk tribun-medan.com.

Namun mengapa korban bisa mengambil video di tengah kejadian itu?

tribun-medan.com mencoba mencari tahu siapa yang merekam video tersebut. Ternyata perekam video tersebut bernama Jesika Elpri Sinaga (20) laki-laki asal Siraja Huta, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun.

Jesika Elpri anak ke dua dari lima bersaudara termasuk satu dari 19 korban selamat. Jesika menjelaskan setelah berhasil naik ke permukaan dan naik ke bangkai kapal yang masih mengambang langsung merekam kejadian itu dengan ponselnya.

"Setelah aku keluar dari celah-celah kapal yang terjebak, aku naik ke permukaan. Untuk naik juga banyak tarik-tarikan dengan kawan," katanya di posko keluarga korban di Dermaga Tigaras, Kabupaten Simalungun, Minggu (24/6/2018).

Baca: Kisah Perjuangan dan Kesaksian Suka Duka 5 Korban Selamat Kapal Karam di Perairan Danau Toba

Baca: Sri Santika Teriak pada 3 Pria yang Pegang Pelampung: Saya sedang Hamil, Mereka pun Tolong Saya

Baca: Setelah 7 Hari Pencarian, Basarnas Gelar Doa Bersama dan Kepala SAR Diupa-upa, Menohok Pesan Ustaz

Baca: Viral Puisi Pesan Korban KM Sinar Bangun pada Keluarga yang Menunggu di Darat!

Jesika tak tahu mengapa ponselnya masih aktif bahkan saat ia berada di dalam air.

"Gak tahu. Saya lihat hape masih bisa hidup. Saya rekam,"tambahnya.

Jesika pergi bersama lima temannya Jamuda Ainaga, Roni Siadari, Herman Turnip, Selma Sinaga, dan Atur Sinaga.

Namun, dua temannya Selma Sinaga dan Atur Sinaga masih dalam pencarian.

"Saat kami tenggelam ada kapal feri (KMP Sumut 2) memang yang lewat. Tapi, mereka hanya sebentar. Hanya tiga orang yang diselamatkan lalu pergi," katanya.

Jesika juga mengungkapkan kekecewaan atas tindakan nakhoda kapal feri Dony Max Silalahi,  yang terkesan membiarkan mereka tenggelam.

Baca: 5 Fakta usai Dideteksinya Objek Diduga Kapal Tenggelam, Pencarian Korban Diperpanjang 3 Hari

Baca: Kisah Perjuangan dan Kesaksian Suka Duka 5 Korban Selamat Kapal Karam di Perairan Danau Toba

Baca: Menilik Potret Menawannya Putri Kajol dan Ajay Devgan yang Kini Sudah Remaja

Baca: Parkir Sembarangan di Depan Rumah Orang, yang Terjadi Pada Mobil Ini Bikin Kaget

Baca: Reaksi Rihanna Menyasar Rumor Kedekatan Agnez Mo dan Chris Brown

Baca: Video dan Kronologi KM Berkat Anugerah yang Tenggelam, Memuat Kelapa dan Pisang selain Penumpang

"Ada diselamatkan tiga orang. Masih banyak yang minta tolong. Yang diselamatkan tiga orang lalu pergi. Lalu balik lagi dan enggak ada lagi yang selamat," pungkasnya.

Dony Silalahi kapten kapal feri penyeberangan di Danau Toba
Dony Silalahi kapten kapal feri penyeberangan di Danau Toba (Handover)

Diketahui, informasi teranyar, Minggu (24/6/2018) siang, posisi Kapal Motor (KM) Sinar Bangun tenggelam sejak Senin (18/6/2018) lalu, telah ditemukan.

Sekitar pukul 11.12 WIB tim survey Basarnas dan Mahakarya Geo Survey - IAITB yang dipimpin langsung oleh Kepala Basarnas serta disaksikan oleh Menteri Sosial Bapak Idrus Marham, telah menemukan dan mengidentifikasi posisi KM Sinar Bangun.

Mahakarya Geo Survey IAITB, Henky Suharto menyebut KM Sinar Bangun berada pada koordinat 2 deg 47’ 3.835 N dan 98 deg 46’ 10.767 E, dengan kedalaman mencapai 450 meter.

Baca: Unggah Foto saat Liburan, Sosok di Belakang Perempuan Ini Bikin Gagal Fokus

Baca: Usai Chatnya dengan Bapak Kos Viral, Ternyata Ini Sosok Adimul yang Bikin Warganet Penasaran

Baca: Pria Ini Tinggalkan Uang di Tempat Umum untuk Tes Keamanan di Jepang, Ia Justru Syok saat Kembali

Baca: Tak Sengaja Pecahkan Jerawat di Dekat Hidung, Nyawa Wanita Ini Hampir Melayang, Kisahnya Jadi Viral

Baca: Aktris Cantik Ini Sudah Jalani 17 Tahun Pernikahan Beda Agama, Lebaran Kali Ini Terasa Berbeda

Baca: Wanita Ini Balaskan Dendamnya dengan Menanam Pohon, 20 Tahun Kemudian Tetangganya Meradang

Baca: Wuling Produksi SUV nan Super Keren, Saingan Fortuner Seharga Rp 200 Jutaan, Ini Foto-fotonya

Direktur Utama Badan Pengelola Otorita Danau Toba (BPODT), Arie Prasetyo membenarkan bahwa sudah ditemukan titik koordinat di mana KM Sinar Bangun tenggelam.

"Kapal itu berada pada kedalaman 450 meter," kata Arie, Minggu (24/6/2018).

"Bangkai kapal didapati tenggelam pada kdalaman 450 meter. “Dengan koordinat 2 deg 47’ 3.835 N
98 deg 46’ 10.767 E,” jelas Arie.

Titik Kordinat
Titik Kordinat (Tribun Medan/HO)

Perlu diketahui, Sebanyak 22 korban sudah ditemukan, 19 di antaranya selamat termasuk Nakhoda kapal serta 3 meninggal dunia yang semuanya perempuan.

Hingga kini masih ada 184 korban KM Sinar Bangun yang masih hilang dalam tragedi tenggelam di perairan Danau Toba dan Tim Basarnas Gabungan masih terus lakukan penyisiran, untuk temukan bangkai kapal tersebut.

(tmy/tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved