Kapal Tenggelam

3 Pegawai Pemkab Samosir jadi Tersangka, Ini Peran Mereka dalam Tenggelamnya KM Sinar Bangun

"Akan ada penambahan tersangka lain. Tetapi kita akan lakukan gelar perkara dulu dengan bukti-bukti melalui keterangan tersangka," kata Kapolda.

3 Pegawai Pemkab Samosir jadi Tersangka, Ini Peran Mereka dalam Tenggelamnya KM Sinar Bangun
Tribun Medan/Sofyan Akbar
Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw saat memaparkan empat tersangka penyebab KM Sinar Bangun tenggelam di Danau Toba, Senin (25/6/2018) 

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Sumut, Kombes Pol Andi Rian, menjelaskan keempat tersangka, jika terbukti bersalah, akan terancam hukuman penjara maksimal 10 tahun dan denda sebesar Rp1,5 miliar.

"Akan ada penambahan tersangka lain. Tetapi kembali kita akan lakukan gelar perkara dulu dengan menghadirkan bukti-bukti melalui keterangan tersangka," tambahnya.

KM Sinar Bangun tenggelam Senin (18/6/2018) sore mengakibatkan ratusan orang hilang.

Basarnas merevisi jumlah korban dalam kejadian ini, menjadi 188 dari semula 206.

Baca: Basarnas Tetapkan 24 Korban Ditemukan, Ini Jumlah Korban yang Masih Dalam Pencarian 

Ketua tim pencarian, Budiawan mengungkapkan berdasarkan hasil verifikasi sebanyak 24 korban KM Sinar Bangun telah ditemukan.

Ada pun dari 24 tersebut, 21 dalam keadaan selamat dan 3 meninggal dunia. Sementara, 164 korban masih dalam pencarian.

"Data korban ditemukan 24 orang termasuk ABK (anak buah kapal). Tiga meninggal dunia. Sementara, hasil koordinasi 164 masih hilang," ujarnya saat memberikan rilis di depan Posko Basarnas di Dermaga Tigaras, Kabupaten Simalungun.

Pengurangan daftar korban hilang yang sebelumnya 184 menjadi 164, Budiawan yang juga Kepala Basarnas Medan mengatakan banyak data yang ganda yang dilapor di Samosir dan Simalungun.

"Kesepakatan hasil verifikasi ada nama yang ganda, yang lapor di samosir dan lapor kembali di simalungun. Ada juga yang selamat tapi tidak melapor. Maka kita lakukan veeifikasi maka dapat 164,"tambahnya.

Pencarian korban hingga hari kedelapan, Senin (25/6/2018), tim Basarnas belum berhasil mengangkat badan kapal yang diduga memerangkap jasad korban.

Halaman
123
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved