Lawan Intoleransi dan Radikalisme, 200 Aktivis 98 akan Berangkat ke Jakarta

"7 Juli mendatang akan diadakan Rembuknas I aktivis 98 dengan tema Rakyat Melawan Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme,"

Lawan Intoleransi dan Radikalisme, 200 Aktivis 98 akan Berangkat ke Jakarta
TRIBUN MEDAN/CHANDRA
Tujuh Aktifis saat berkunjung ke kantor redaksi Tribun Medan, Senin (25/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sekitar 200-an Aktivis 98 se-Sumatera Utara (Sumut)  akan ke Jakarta untuk menghadiri Kegiatan Rembuk Nasional I yang akan diselenggarakan pada tanggal 7 Juli 2018 mendatang di Monas.

Hal ini disampaikan oleh Sri RM Simanungkalit mewakili sejumlah aktivis 98 saat berkunjung ke kantor redaksi Tribun Medan jalan KH. Wahid Hasyim No.37 Medan, Senin (25/6/2018).

"Tanggal 7 Juli mendatang akan diadakan Rembuk Nasional I Aktivis 98 dengan tema Rakyat Melawan Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme," ujar Sri RM Simanungkalit yang juga menjabat sebagai sekretaris panitia untuk wilayah Sumatera Utara, Senin (25/6/2018).

Sri mengatakan, kegiatan tersebut diselenggarakan untuk mendukung perlawanan terhadap setiap intoleransi, radikalisme dan terorisme yang muncul di Indonesia.

"Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pena 98, Syarikat 98, Progres 98, dan Jari 98.  Rencananya kegiatan Rembuk Nasional itu akan dihadiri sebanyak 50 ribu orang dari seluruh Indonesia yang berasal dari organisasi kepemudaan. Rencananya juga Ansor dan PMII akan ikut bergabung," tambahnya.

Sementara itu, Nicodemus Sitanggang dari Presidisum Nasional Pena 98 mengatakan, rencananya tanggal 7 Juli yang menjadi acara Rembuk Nasional I akan diusulkan sebagai hari Bhineka Tunggal Ika dan menjadi hari libur nasional.

Terkait siapa saja tokoh nasional yang akan hadir dalam Rembuk Nasional I tersebut, Nicodemus mengatakan selain dihadiri Presiden Jokowi, akan hadir juga beberapa tokoh lintas agama.

"Rencananya dihadiri Presiden, Adian Napitupulu, K.H. Cholil Nafis, Romo Benny Susetyo, Gomar Gultom, Andreas Yewangoe," katanya.

Nantinya pada acara Rembuk Nasional Aktivis 98 tersebut, kata Nicodemus juga akan diisi dengan festival seni dan budaya nusantara. Dikatakan Nicodemus, kegiatan ini tidak tertutup hanya untuk Aktivis 98, tetapi siapapun yang memiliki kepedulian terhadap bangsa dan negara dapat mengikuti kegiatan ini dapat mendaftarkan diri kepada panitia di www.aktivis98.com/pendaftaran.

"Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap banyak pihak memberikan peran terhadap pemberantasan intoleransi, radikalisme, dan Terorisme di Indonesia," kata Nicodemus.

Terkait adanya kegiatan ini, Sri juga berharap ada dukungan dari berbagai pihak. " kegiatan ini harus didukung dari berbagai pihak. Diperkirakan untuk wilayah Sumut sendiri, membutuhkan dana sekitar Rp 500 juta lebih yang rencananya bersumber lewat penggalangan dana," tandas Sri.

Terpisah, Pospera Sumut yang diwakili Liston, Rimhot, dan Christianto mengungkapkan, pihaknya sangat mendukung jalannya Rembuk Nasional I yang dilakukan oleh para Aktivis 98.

Hadir dalam kunjungan tersebut Nicodemus Sitanggang (Presidium Nasional Pena 98), Sri RM Simanungkalit (Ketua Panitia), Barita L.Raja (Sekretaris Panitia), Roland (Bendahara), Liston Hutajulu (Pospera), Christianto Tarigan (Pospera), Rimhot Pasaribu (Pospera).(*)

(cr11/Tribun-medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved