Exco PSSI Sumut Prediksi Perancis Juara Piala Dunia bila Mampu Kalahkan Argentina
Paul Pogba cs belum pernah sekali pun mengalami kekalahan. Tiga pertandingan di Grup C dapat dilalui dengan dua kemenangan dan satu imbang
Penulis: Ilham Fazrir Harahap |
Laporan Wartawan Tribun Medan Ilham Fazrir Harahap
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Turnamen pesta terakbar Piala Dunia 2018 telah memasuki babak 16 besar. Yang mana satu dari pertandingannya akan menyajikan big match antara juara Grup C, yakni Perancis melawan runner-up Grup D, Argentina, di Kazan Arena, Sabtu (30/6/2018).
Seperti diketahui jika bagi Les Blues, perjalanan untuk mencapai 16 besar bisa dibilang tidak terlalu sulit. Pasalnya, Paul Pogba cs belum pernah sekali pun mengalami kekalahan. Tiga pertandingan di Grup C dapat dilalui dengan dua kemenangan dan satu imbang.
Sebaliknya Argentina lolos ke babak selanjutnya usai bermain habis-habisan saat menghadapi Nigeria di babak terakhir grup, hingga akhirnya mampu menang 2-1. Sebelumnya, Lionel Messi cs harus imbang saat melawan Islandia 1-1 dan takluk dari Kroasia 3-0.
Melihat fakta tersebut, Exco Asprov PSSI Dody Safnul menilai Perancis sedikit lebih unggul atas Argentina dan mampu menang dengan skor 2-1. Memang kalau dari materi pemain kedua tim sama-sama memiliki pemain hebat.
“Materi kedua tim memang sama-sama bagus. Argentina punya Lionel Messi, Kun Aguero, dan Di Maria dari Argentina, sementara di Perancis ada Paul Pogba, Antoine Griezmann, dan Kyilian Mbappe. Hanya saja pemain Perancis lebih muda-muda dan potensial,” ujarnya, Jumat (29/6/2018).
Baca: Fadly Nurzal Ditahan KPK Harusnya Bersama Tiga Pejabat Ini, Namun Gak Datang Diperiksa
Baca: Dika Ferdian Dikenal Manja, Keyakinan Abang Kandung Jasad Bocah Berjaket Merah: Mamak yang Beli
Selain itu, kata Dody, Perancis juga terkesan lebih siap dari segi mental. Belum lagi tim asuhan Didier Deschamps lebih mengedepankan kolektivitas tim. Hal tersebut bisa dilihat dari tiga laga yang dijalani Perancis, permainannya selalu mengedepankan kerjasama tim.
“Ini berbeda dengan Argentina yang selalu menonjolkan Messi. Jadi kalau Messi jelek, maka permainan tim juga jelek, kan tentunya ini sesuatu yang negatif bagi sebuah tim besar,” ujar pria yang juga mantan Pengurus PSMS Medan ini.
Lanjut Dody, inilah yang dapat menjadi kunci bagi Perancis untuk dapat melaju ke babak 8 Besar.
“Skor 2-1 untuk Perancis sudah sesuatu yang wajar bagi saya. Dan jika bisa melewati laga ini, bukan tidak mungkin mereka bisa menjadi juara tahun ini,” pungkasnya.
(iam/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/dody-safnul_20180629_215522.jpg)