Breaking News:

Perampok Sasar Anggota Satpol PP, Tubuh Diikat dan Mulut Dilakbat Korban Dibuang dari Mobil

Namun, warga yang mengetahuinya itu sempat ketakutan karena kondisi korban seperti itu

Editor: Salomo Tarigan
Akhdi Martin Pratama
ilustrasi 

TRIBUN-MEDAN.COM - Perampokan dilakoni dua pria yang pura-pura jadi penumpang taksi online tergolong nekat.

Seorang anggota Satpol PP menjadi korban korbannya.

IS, inisial korban, diikat dan dibuang ke tepi hutan di kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, sekitar 8 km dari lokasi perampokan.  Sementara pelakunya membawa kabur mobil Toyota Avanza bernopol AG 1423  milik korban.

Korban yang tercatat sebagai warga kelurahan Gedog, Kecamatan Sanan Wetan, Kota Blitar, baru ditemukan terikat oleh warga keesokan paginya. Tak hanya diikat tangannya, oleh pelaku, mulut IS juga diplester lakban. 

Saat ditemukan warga, lengan kanan IS dalam kondisi terluka terkena senjata tajam. Jari jemari tangannya juga terluka karena dipakai untuk menangkis pukulan serta sabetan pisau dari para pelaku. 

"Korban terluka parah namun saat ini ia sudah pulang dari rumah sakit. Dari sekian lukanya, yang terparah adalah di lengan kanannya akibat terkena sabetan sajam. Namun, kondisi korban saat sudah mulai membaik dan tinggal pemulihan," ujar Juwari, Kepala Satpol PP Kota Blitar, Jumat (29/6).

Menurut Juwari, kejadian itu bermula saat korban menyambi jadi sopir taksi online.

Ia biasa melayani penumpang di malam hari atau sepulang jam kantor.

Rabu (27/6) malam sekitar pukul 23.00 WIB, korban ditelepon seorang laki-laki dan minta dijemput di Terminal Patria, Kota Blitar.

Sesampai di depan terminal, korban bertemu pria yang menelponnya.

Halaman
123
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved