Pilgub Sumut

Ribuan Masyarakat tak Dapat C6, PDIP Adukan Dugaan Kecurangan ke Bawaslu Sumut

Pihaknya menemukan ribuan pemilih di kabupaten/kota di Sumatera Utara tidak menerima C6.

Ribuan Masyarakat tak Dapat C6, PDIP Adukan Dugaan Kecurangan ke Bawaslu Sumut
IST
Ketua Badan Pemenangan (BP) Pemilu DPD PDIP Sumut Mangapul Purba (tiga dari kanan) 

Laporan Wartawan Tribun-Medan, Fatah Baginda Gorby

 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dinamika Pilgub Sumatera Utara terus bergulir. Ketua Badan Pemenangan (BP) Pemilu DPD PDIP Sumut Mangapul Purba
menjelaskan pihaknya menemukan dugaan kecurangan pada beberapa tempat.

Ia menjelaskan pihaknya menemukan ribuan pemilih di kabupaten/kota di Sumatera Utara tidak menerima C6.

Sementara para pemilih tersebut terdaftar di Daftar Pemilih Sementara (DPS) tetapi tidak masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT).

"Ada lagi ribuan pemilih tidak diberikan A5 sehingga tidak bisa memberikan hak suaranya di perantauan, seperti di Kota Medan dan Deli Serdang," ungkapnya, Senin (2/8/2018).

Mangapul menjelaskan kasus lain juga terjadi, di mana ribuan masyarakat pemilik eKTP mengadu tidak bisa mencoblos karena alasan pihak Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) menyebutkan bahwa kertas suara sudah habis.

Ia menerangkan, salah satu dugaan pelanggaran terjadi di TPS 2, Lingkungan 1, Kelurahan Kota Bangun, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan.

Menurutnya, ada sekitar 250 warga mendatangi TPS 2 karena tidak mendapatkan C6, pada Rabu 27 Juni 2018. Akibatnya, warga yang tidak mendapatkan C6 itu tidak bisa memberikan hak suaranya dan sempat terjadi ricuh.

“Seluruh pengaduan dugaan kecurangan pilgubsu sudah kita kumpulkan. Jumlahnya banyak sekali. Ada ribuan,” ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Fatah Baginda Gorby Siregar
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved