Kemenkumham Sebut Tenaga Kerja Asing Serbu Indonesia Hoaks, di Sumut Hanya Ada 265 Orang 

Buktinya, di Sumatera Utara hingga Juni 2018 hanya sekitar 265 orang warga asing yang tercatat sebagai tenaga kerja asing

Kemenkumham Sebut Tenaga Kerja Asing Serbu Indonesia Hoaks, di Sumut Hanya Ada 265 Orang 
Dok. Ditpolair Polda Kalbar
Para Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang tidak memiliki dokumen keimigrasian saat diamankan di Mako Ditpolair Polda Kalbar (2/10/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Isu membludaknya tenaga kerja asing masuk ke Indonesia untuk bekerja, ternyata tidak sepenuhnya benar.

Buktinya, di Sumatera Utara hingga Juni 2018 hanya sekitar 265 orang warga asing yang tercatat sebagai tenaga kerja asing.

Kepala Divisi Imigrasi Kanwil Kemenkumham Sumut Icon Siregar mengatakan 265 tenaga kerja asing itu terdiri dari warga China sebanyak 142 orang, Malaysia sebanyak 54 orang , Filiphina sebanyak 18 orang, Korea Selatan sebanyak 19 orang, India sebanyak 13 orang.

Kemudian, Jepang sebanyak tujuh orang, Singapura sebanyak tiga orang, Australia sebanyak empat orang, Thailand sebanyak dua orang, Amerika Serikat satu orang, dan dari Sri Lanka.

"Itu yang katanya kemarin tenaga asing dari China membludak, tapi dari data kan cuma 142 orang," kata Icon, Jumat (6/7/2018)

Masih kata Icon, tenaga kerja asing asal China itu tersebar di 70 perusahaan yang ada di Sumatera Utara. Sehingga rata-rata, satu perusahaan hanya mempekerjakan dua tenaga kerja asing asal China.

"TKA asal China itu umumnya kerja di proyek nasional dan perusahaan industri,"ucapnya.

Lebih lanjut, untuk data perlintasan warga negara asing yang masuk ke Sumatera Utara selama Januari hingga Juni 2018, tercatat dari Malaysia sebanyak 80.883 orang, Singapura sebanyak 11.818 orang, China sebanyak 3.858 orang kemudian disusul oleh Australia, Jerman, Thailand, USA, India, Inggris dan India.

"Ternyata yang banyak masuk ke Sumut itu juga dari Malaysia, bukan dari China seperti isu-isu negatif yang beredar belakangan ini," ujar Icon.

Baca: Tahun 2018, Imigrasi Sumut Dapat Penambahan 163 Pegawai Baru

Baca: Kepala Imigrasi Sumut Sebut Pengungsi Bukan Kriminal

 

Para warga negara asing yang masuk ke Sumatera Utara itu pun lanjut Icon diperiksa secara ketat mulai dari masuk hingga nanti keluar dari Sumut.

"Aplikasinya ada. Kita pantau ditempat-tempat masuk seperti Kualanamu kalau dari Udara dan Teluk nibung kalau dari laut," urainya.

Icon menjelaskan bahwa sepanjang 2018 ini, Divisi Imigrasi Kanwil Kemenkumham Sumut telah mendeportasi sebanyak 210 orang warga negara asing.

"Rincianya 202 orang melanggar administrasi keimigrasian dan delapan orang melanggar pro justitia. Dan delapan orang itu berasal dai Nepal, Thailand dan India,"pungkas Icon.

(cr9/tribun-medan.com).

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved