Pamannya Korban Kapal Tenggelam, Fahri Hamzah: Sadis, Kalian Gak Tahu Perasaan Orang Kehilangan

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fahri Hamzah menceritakan pengalaman pahit keluarganya

Pamannya Korban Kapal Tenggelam, Fahri Hamzah: Sadis, Kalian Gak Tahu Perasaan Orang Kehilangan
(KOMPAS.com/Nabilla Tashandra)
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/6/2017). 

Akun @DirtyHaryyn itu mengatakan jika target tim SAR hanya satu minggu untuk pencarian.

Jika sudah sampai dari 2 minggu artinya sudah dapat ditoleransi.

"Target tim SAR cuman 1 minggu aja bang untuk misi penyelamatan, kalau sampai 2 minggu itu sudah dapat toleransi, kalau sudah jadi mayat apanya lagi yang mau diselamatkan kan?,"tulis @DirtyHarryn.

Sebelumnya, Fahri Hamzah membicarakan mengenai insiden kapal tenggelam di Danau Toba.

Ia menyindir pemerintah Indonesia yang negerinya negeri maritim, justru menghentikan pencarian terhadap korban dan memilih membuat monumen.

"Bumi ini 75% air...
Indonesia 75% air...
Saban hari bicara maritim...
Kita mau kuasai perairan nusantara.

Begitu ada kapal tenggelam cuman 2 pekan sudah bikin monumen. 
Pencarian dihentikan, negara menyerah ..dan beritanya hilang...
Semua pejabat hemat bicara..." ujar @Fahrihamzah.

Fahri Hamzah bahkan sempat meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar meminta bantuan dari asing untuk mencari korban.

Fahri meminta Jokowi untuk menelepon Presiden Rusia, Vladimir Putin, untuk meminta tolong bantuan teknologi yang mereka miliki di Danau Baikal.

Tak hanya itu, ia juga meminta Jokowi Jokowi untuk menghubungi Presiden Prancis, Emmanuel Macron, untuk meminjam kapal selam.

"Ratusan rakyat hilang....

Halaman
1234
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved