Pilkada Serentak 2018

Situasi Kondusif, 200 Personel Masih Disiagakan Pascaunjuk Rasa soal Pilkada Taput

Untuk mengantisipasi hal serupa tak terulang, sebanyak 200 personel masih disiagakan.

Situasi Kondusif, 200 Personel Masih Disiagakan Pascaunjuk Rasa soal Pilkada Taput
Capture Video
Massa di Tapanuli Utara saat memprotes KPU Taput. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Sofyan Akbar

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pascaunjuk rasa Pilkada Tapanuli Utara (Taput) yang sempat mencekam beberapa waktu lalu, kini sudah mulai stabil.

Untuk mengantisipasi hal serupa tak terulang, sebanyak 200 personel masih disiagakan.

"Sebanyak 200 personel BKO dari Polda dan Polres Tobasa, masih disiagakan mengantisipasi kemungkinan unjuk rasa susulan," kata Kapolres Taput, AKBP Horas Silaen, Jumat (6/7/2018).

Katanya, personel tersebut akan disiagakan hingga kondisi Taput benar-benar sudah kondusif.

"Sebenarnya sudah kondusif. Jadi jika memang benar-benar sudah aman hingga selesai rekapitulasi barulah BKO personel dipulangkan," kata Kapolres didampingi Kasubag Humas Polres Taput Iptu Barimbing, Jumat (6/7/2018).

Sementara, kabar mengenai 3 orang diamankan terkait pengrusakan kotak suara, Barimbing mengaku belum mengetahuinya. Kata dia, jika kasus tersebut ditangani oleh Polda Sumut.

"Belum ada yang diamankan. Mungkin Polda yang menangani. Kalau kami hanya mengamankan proses rekapitulasi di KPUD,"katanya.

Menurutnya, saat itu satu pendukung Paslon tidak senang dengan hasil penghitungan suara. Sehingga pendukung tersebut, mendatangi PPS dan melakukan pengrusakan.

"Kemudian pendukung satu calon melakukan unjuk rasa ke PPK dan KPUD selama 3 hari berturut-turut,"ujar Barimbing.

Halaman
12
Penulis: Sofyan Akbar
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved