Breaking News:

Kedai Tok Awang

Mengingat di Masa Lalu, Inggris Jangan sampai Adu Penalti Lagi

Tulisan-tulisan Daily Mirror, Guardian, Express, dan The Sun sepakat di hadapan Swedia, Inggris punya peluang melangkah ke fase empat besar.

Penulis: T. Agus Khaidir | Editor: Abdi Tumanggor
AFP PHOTO Juan Mabromata

Tok Awang yang sedang membuat teh susu, yang sudah barang tentu susunya adalah susu kental manis yang belakangan dibilang tak mengandung susu itu, dari balik steling nyeletuk.

"Ya, iyalah, Dam. Wajarlah itu pulak. Namanya jugak negaranya yang main. Wajarlah kalok dibelanya. Awak jugak kayak gitunya. Jangankan timnas Indonesia, PSMS main macam muntah kucing tetap jugak awak bela."

"Betul, Tok. Cumak, ya, agak gondok jugak awak."

Inggris
(AFP PHOTO MLADEN ANTONOV)

Giliran Ocik Nensi yang nyeletuk. Tanpa sedikitpun memalingkan wajah dari layar televisi yang sedang mengalirkan sinetron berlabel 'Kisah Nyata' yang berjudul "Suamiku Tampan tapi Tukang Tipu", Ocik Nensi menyebut konsistensi sudah susah ditemukan di dunia hari-hari belakangan ini. "Kecuali satu," ucapnya.

"Apa tu, Cik?" tanya Mak Idam.

"Pecinta Jokowi dan pembenci Jokowi. Orang-orang ni kayaknya akan konsisten duel sampek cucu David Beckham jadi pelatih timnas Inggris."

Mak Idam tertawa. Jek Buntal juga tertawa.

Namun untungnya, setelah itu percakapan tak lantas bergeser ke Jokowi.

Orang-orang di kedai Tok Awang ternyata tetap konsisten mempercakapkan Piala Dunia.

Perihal Inggris, perihal bagaimana peluang mereka di hadapan Swedia. Juga perihal laga yang disebut Jontra Polta makin mendekati hari H makin banyak peminatnya, Rusia kontra Kroasia.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved