Breaking News:

Pilpres 2019

Terungkap Tipikal Prabowo Subianto, Gerindra Siapkan Skema Bagi-bagi Jabatan Menteri, PKS Setuju

Saat ditanya apakah Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto merupakan tipikal orang yang suka bagi-bagi jabatan,

Editor: Salomo Tarigan
KOMPAS.com/ MOH NADLIR
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersama partai pendukung 

TRIBUN-MEDAN.COM - Ketua Umum DPP Partai Gerindra Ferry Juliantono mengatakan, pihaknya belum membicarakan pembagian kekuasaan (power sharing) kepada mitra koalisi.

Hal itu dikatakan Ferry menanggapi tawaran Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengenai skema pembagian pos kementerian strategis kepada mitra koalisi untuk menghindari kebuntuan pembahasan posisi cawapres.

“Saya rasa harusnya memang portofolio itu dibicarakan, dan sebisa mungkin harus bisa mengakomodasi selain kebutuhan yang harus dilakukan pemerintahan," ujar Ferry saat ditemui di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (7/7/2018).

Ferry mengatakan, nantinya komposisi menteri akan diambil dari orang-orang hebat di dalam partai politik dan orang-orang profesional.

Lebih lanjut, saat ditanya apakah Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto merupakan tipikal orang yang suka bagi-bagi jabatan, Ferry menampik hal tersebut.

Baca: Jawaban Jokowi mengenai Penampingnya di Pilpres 2019 hingga Ada Nama AHY di Kubu Prabowo

Baca: Aktivis 98 Dukung Jokowi Calon Presiden 2019-2024, Minta Wujudkan Cita-cita Reformasi

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto
Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto (Tribunnews.com/ Taufik Ismail)

“Prabowo dikhianati aja ngga papa, cuek. Dikhianati Jokowi, dikhianati Ahok, Ridwan Kamil, santai kok. Buktinya pak Prabowo elektabilitasnya baik-baik aja,” kata dia.

"Partai Gerindra insyaallah lebih gede, ngga ada masalah. Kebenaran akan menemukan jalannya sendiri,” sambung Ferry.

Ferry menegaskan, soal pembentukan kabinet 2019 nantinya perlu dibicarakan secara bersama-sama dengan mitra koalisi, dalam hal ini dengan PKS.

“Saya rasa nomenklatur kabinetnya, pemerintahannya, kemudian posturnya, tupoksinya harus dibicarakan sama-sama, karena itu menyangkut ideologi dan idealisme pemimpin,” kata dia.

Sebelumnya usulan tawaran menteri sudah disampaikan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera kepada Ketua Tim Pemenangan Gerindra Sandiaga Uno.

Mardani mengatakan, skemanya ialah posisi cawapres dikonversikan ke tiga pos kementerian strategis.

Dengan demikian, partai yang tak memperoleh posisi cawapres bisa berlapang dada lantaran ada jaminan mendapat tiga pos kementerian strategis.

"Capres gampangannya sekarang setara 5 menteri, cawapres setara 3 menteri. Jadi kalau PKS sudah mengambil cawapres berarti jatah 3 menteri PAN nambah, dan Sandi setuju untuk hal kayaK begini," ujar Mardani.

Ia meyakini skema tersebut akan menghindari kebuntuan dalam membahas pembentukan koalisi di Pilpres 2019(*)

Baca: SELAMAT! Kroasia Menang Adu Penalti atas Rusia, Ivan Rakitic dkk Lawan Inggris di Semifinal

Baca: Nama Chairul Tanjung Masuk Jadi Bakal Cawapres, Prabowo Diskusikan dengan PAN dan PKS

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gerindra Sambut Positif Usul PKS soal Bagi-bagi Jatah Menteri Kabinet 2019"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved