Pilgub Sumut

Eramas Menang Hasil Rekapitulasi KPU Sumut, Begini Respons dari Tim Pemenangan

hasil rekapitulasi dari 33 kabupaten kota di seluruh Sumatera Utara, pasangan Eramas unggul di 17 daerah.

Eramas Menang Hasil Rekapitulasi KPU Sumut, Begini Respons dari Tim Pemenangan
TRIBUN MEDAN/M NASRUL
Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah (kanan), tersenyum melihat balita yang digendong oleh calon Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Muhammad Nasrul

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pasangan Cagub-Cawagub Sumut Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas), dinyatakan menang pada kontestasi Pilgub Sumut 2018. Hal tersebut berdasarkan rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat provinsi Pilgub Sumut 2018-2023, yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut, di Hotel Le Polonia Jalan Jenderal Sudirman, Medan, Minggu (8/7/2018) kemarin.

Diketahui, berdasarkan hasil rekapitulasi dari 33 kabupaten kota di seluruh Sumatera Utara, pasangan Eramas unggul di 17 daerah, dengan angka 3.291.137 suara. Sedangkan pasangan Djarot Syaiful Hidayat-Sihar Sitorus, mendapatkan 2.424.960 suara di 16 daerah lainnya.

Melihat pencapaian ini, Wakil Ketua Tim Pemenangan Eramas Sugiat Santoso mengaku hal tersebut sesuai dengan prediksi. Terlebih sejak awal, mereka telah melakukan survei internal beberapa bulan sekali.

"Sejak awal kita memang sudah optimis menang, prediksi kita selisih 10 persen lah. Tapi malah kenyataannya kita unggul 12 persen," ujar Sugiat, saat dihubungi via telepon, Senin (9/7/2018).

Pria yang menjabat sebagai Ketua KNPI Sumut tersebut menyatakan, pasangan Edy-Ijeck (sapaan Musa Rajekshah) nantinya akan fokus terhadap pemerataan pembangunan. Terlebih beberapa periode ke belakang, masih banyak meninggal pekerjaan rumah bagi Edy-Ijeck yang akan memimpin Sumut lima tahun ke depan.

"Seperti kata pak Edy, ia ingin jadi pemimpin Sumatera Utara yang tidak membedakan setiap daerah. Pak Edy dan bang Ijeck ingin memberikan pembangunan yang rata. Kita juga berharap seluruh stake holder bahu membahu agar Eramas bisa sukses membangun Sumut," katanya.

Ia berharap, ke depan seluruh masyarakat meninggalkan segala perselisihan dan panasnya suasana Pilkada kemarin. Sugiat mengimbau agar manusia dapat bersatu kembali dan fokus untuk turut memajukan Sumut.

"Sekarang bagaimana caranya Sumut bisa bergerak maju meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Memberantas semua hal yang merugikan, seperti membasmi peredaran  narkoba," ungkapnya.

Sambil menunggu pelantikan yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan Oktober mendatang, Sugiat mengungkapkan saat ini Edy-Ijeck masih rutin bersilaturahmi dengan seluruh pihak yang turut mendukung memenangkan Eramas. Seperti partai politik, alim ulama, civitas akademika, dan pihak-pihak lainnya.

"Momen silaturahmi itu sekaligus meminta saran dari seluruh elemen, agar nantinya setelah pelantikan, visi misi sejak awal bisa langsung dijalankan. Khususnya menghadapi program 100 hari memimpin," katanya.

Ia menyadari, keberhasilan pasangan Eramas juga ada campur tangan dari pihak-pihak pendukung. Untuk itu, atas nama tim kampanye, ia mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh elemen masyarakat.

"Kami atas nama tim kampanye, mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada seluruh elemen masyarakat. Baik Parpol, media, dan seluruh masyarakat. Karena mereka yang telah bahu membahu berjalan bersama Eramas," pungkasnya. (cr4/tribun-medan.com) 

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved