Breaking News:

Tari Panomunomuon Sambut Menteri Idrus Marham pada Acara Rakernas PMKRI di Catholic Center

Tari Panomunomuon yang berasal dari Batak Toba menyambut kedatangan Menteri Sosial Republik Indonesia

Menteri Sosial Republik Indonesia Idrus Marham ditemani oleh Walikota Medan Dzulmi Eldin, Anggota Komisi I DPR RI Meutya Hafid dan Anggita DPD RI Parlindungan Purba SH MM (tribun-medan / Nanda Rizka S Nasution) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nanda Rizka S Nasution

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Tari Panomunomuon yang berasal dari Batak Toba menyambut kedatangan Menteri Sosial Republik Indonesia Indrus Marham dalam acara yang digelar oleh Perhimpunan Mahasiwa Katolik Republik Indonesia (PMKRI).

PMKRI mengadakan Rapat Kerja Nasional IX dan Seminar Nasional tahun 2018 dengan tema Transfoasi PMKRI menuju Organisasi yang Berbasis, Kompetitif dan Kontekstual.

Fitri Mega Silvia Simbolon dari sanggar IMASBA (Ikatan Mahasiswa Sastra Batak) bersama keempat penari lainnya juga berpakaian adat Batak Toba.

Fitri mengungkapkan mereka belajar satu minggu untuk tarian ini. Dalam tariannya, ada sawan berisi air bersih dicampur dengan jeruk perut dan daun untuk pangurason (air suci).

"Itu adalah sebuah tanda hormat sekalian memberikan berkat dan doa," ungkapnya

Seminar nasional diadakan pada Selasa (10/7) di Catholic Center Lantai 8 Jalan Mataram Kota Medan Sumatera Utara.

Menteri Sosial Republik Indonesia Idrus Marham menjadi salah satu pembicara dan menyampaikan materi mengenai Mengaktualisasikan Pancasila Untuk Mewujudkan RI yang Adil dan makmur.

Idrus Marham juga ditemani oleh Walikota Medan Dzulmi Eldin, Anggota Komisi I DPR RI Meutya Hafid dan Anggita DPD RI Parlindungan Purba SH MM.

Baca: Idrus Marham Buka Rapat Kerja Nasional PMKRI, Disambut Tarian Tradisi Batak, Lihat Videonya. .

Dalam penyampaiannya, Idrus mengatakan Orang yang tidak berpresatasi ditandai dengan indeks prestasi yang rendah, biasanya lebih galak karena yang dia punya hanya itu. Pernyataan tersebut sontak disambut tawa oleh para peserta dan tamu undangan lainnya.

Bagi Idrus, yang  mantan ketua DPP KNP (Komite Nasional Pemud

Baca: Inilah Pernyataan Sikap Pengurus Pusat PMKRI dalam Pilkada Serentak 2018

a Indonesia), mantan ketua BKPRMI (Badan Koordinasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia), dan Sekjen DPP Parrai Golkar,  aktivis yang memberikan arahan yang baik pada adik-adiknya adalah orang-orang yang berprestasi

Idrus Marham juga berpesan para aktivis mahasiswa haruslah yang kaya konsep, gagasan, ide, kecerdasan berpikir dan berprilaku dan berpegang pada Pancasila sebagai prinsip persatuan dan keberagaman.

Dunia kampus adalah dunia yang kritis, berbasis konseptual dan unya solusi terhadap masalah.

Idrus juga berpesan agar melihat dia bukan sebagai menteri. Melainkan sebagai aktivis yang menjadi menteri. Kecerdasan, baginya, tidak dibatasi oleh struktural, umur dan posisi.

(cr17/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved