Anggota DPR Eni Saragih Resmi Jadi Tersangka KPK Diduga Terima Rp 500 Juta Suap Proyek Pembangkit

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih sebagai tersangka

Anggota DPR Eni Saragih Resmi Jadi Tersangka KPK Diduga Terima Rp 500 Juta Suap Proyek Pembangkit
Facebook/Sahabat MAS HADIK
Eni Maulani Saragih saat bersama suaminya Muhammad Al Khadziq tengah kampanye di Kabupaten Temanggung 

TRIBUN-MEDAN.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proyek pembangkit listrik 35 ribu megawatt.

Eni diduga menerima suap atas kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1 di Provinsi Riau.

"KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan serta menetapkan EMS sebagai tersangka karena diduga sebagai penerima suap," ujar Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan saat memberikan keterangan pers di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Sabtu (14/7/2018).

Eni diduga menerima suap sebesar Rp 500 juta yang merupakan bagian dari commitment fee 2,5 persen dari nilai proyek kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1.

Commitment fee tersebut diberikan oleh Johannes Budisutrisno Kotjo, pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited.

Dalam kasus ini KPK juga menetapkan Johannes sebagai tersangka karena memberikan suap kepada Eni.

"KPK menetapkan JBK sebagai tersangka, diduga sebagai pemberi," kata Basaria.

Basaria mengatakan, KPK menduga penerimaan suap sebesar Rp 500 juta merupakan penerimaan keempat dari Johannes.

 Total nilai suap yang diberikan Johannes kepada Eni sebesar Rp 4,8 miliar.

Sebelumnya Eni diamankan oleh KPK melalui operasi tangkap tangan pada Jumat (13/7/2018) sore. 

Halaman
1234
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved