Suasana Sore Hari di Taman Beringin, Ramai Saat Weekend
Menghabiskan waktu akhir pekan tidak melulu harus ke Mal ataupun cafe yang membutuhkan pengeluaran banyak
Penulis: Tulus IT |
Laporan Wartawan Tribun Medan / Nanda Rizka S Nasution
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Menghabiskan waktu akhir pekan tidak melulu harus ke Mal ataupun cafe yang membutuhkan pengeluaran banyak.
Anda, teman, beserta keluarga bisa memilih taman sebagai tempat untuk quality time bersama keluarga atau orang terkasih. Taman Beringin bisa menjadi satu diantara taman di Kota Medan yang menjadi pilihan.
Terletak di Jalan Teuku Cik Ditiro, Madras Hulu, Medan Polonia, Madras Hulu, Medan Polonia, Kota Medan. Hutan Kota Taman Beringin dimiliki oleh Pemerintah Kota Medan yang dikelola oleh Dinas Pertamanan Kota Medan. Taman dengan luas 12.219 M² ini juga diisi dengan sejumlah jenis tanaman sebanyak 20 spesies.
Desy dan Vici adalah dua diantara mereka yang berkunjung ke Taman Beringin pada sore hari. Mengaku baru pertama kali berkunjung, Desy sudah suka dengan suasan taman yang rindang. Diakuinya ia sedang mencari spot foto untuk kebutuhan feed di akum instagram miliknya. Benar saja, Taman Beringin dihiasi oleh pohon-pohon besar dan kecil yang membuat suasana menjadi sejuk. Terdapat Pohon Beringin, Bambu Kuning, Sentul, Srikaya, Bungur, Delima, Jambu Bol, Palm Raja, Mangga, Kelapa dan tanaman lainnya yang terdapat di taman ini.
"Suasananya cocok untuk santai dan menikmati suasana sore hari. Dingin karen banyak pepohonan juga," ujar Cixi kepada wartawan Tribun.
Di Taman Beringin ini terdapat beberapa plang untuk menjaga kebersihan dan menghargai tanaman. Fasilitas lainnya yang terdapat di taman ini adalah tempat sampah di setuap sudut taman, Musholla, toilet dan tentu saja permainan anak-anak. Khusus untuk permainan anak-anak ada prosotan, kursi putar, mini adventure, tangga panjatan yang dapat menjadi pilihan ibu-ibu untuk mengajak si kecil bermain.
Seperti halnya Rini yang mengaku sedang melanjutkan sekolah di Medan. "Anak-anak saya suka ke sini karena ada mainannya. Kalau ditanya mau ke mana pasti mau ke sini. Tempat sholat juga ada dan bersih. Kekurangannya paling kran wudhunya sering air nyendat," ujarnya sambil tertawa
Rini dan keluarga dalam sebulan pasti mengunjungi Taman Beringin sekali atau dua kali jika ada waktu luang di hari Sabtu dan Minggu. Rini sebagai seorang dokter mengaku permainan yang bersinggungan dengan alam bagus untuk perkembangan anak-anak dibandingkan harus main ke mal. Saraf motorik anak juga berkembang karena bermain di alam terbuka.
Tidak lupa ia menyampaikan sarannya terhadap perbikan taman. "Ya, maunya di renovasi lagi. Fasilitas mainan di tambah lagi agar lebih ramai. Bisa di cat ulang kali, ya. Biar lebih indah Medan kita," ujarnya
Seorang juru parkir menyebutkan jika pada sabtu malam, para muda mudi akan ramai mengunjungi Taman Beringin. Di akhir pekan Ibu-ibu membawa anak-anak mereka seperti piknik membawa tikar dan makanan. Bagi anda yang tidak membawa jajanan jangan khawatir, ada penjual yang menjajakan makanan di pintu masuk taman seperti mie ayam bakso, air mineral dan snack kecul, sate, kacang dan jagung rebus, gorengan, bakso bakar serta pecal. Dijamim ketika menikmati air mancur dan bercanda bersama keluarga, anda tidak akan kelaparan.
Didirikan tahun 1971, taman ini menjadi taman tidak terlupakan ujar seorang bapak kepada wartawan tribun. Tidak terlupakan seperti apa kira-kira? Silakan merasakannya sendiri dengan berkunjung ke Taman Beringin Kota Medan. Taman Beringin buka hingga Pukul 23.00 WIB di setiap harinya. Mari ajak sanak keluarga menikmati taman di tengah kota.
(cr17/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/tamna_20180714_191446.jpg)