Empat Rumah di Amplas Rusak Dihantam Puting Beliung

Tiga keluarga yang mengontrak di tiga rumah tersebut terancam tidur beratap langit pada malam ini.

Empat Rumah di Amplas Rusak Dihantam Puting Beliung
Tribun MEDAN/DOHU LASE
Kondisi rumah yang dihuni pasangan Josman Sinaga dan Renta br Sihombing, Minggu (15/7/2018) siang. Atap sengnya telah hilang akibat diterjang angin puting beliung. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Dohu Lase

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Empat unit rumah di Jalan Dame, Gang Famili, Kelurahan Timbangdeli, Kecamatan Medan Amplas, rusak akibat diterjang angin puting beliung, Minggu (15/7/2018) siang.

Tiga di antaranya atap sengnya hilang setengah, mulai dari bagian tengah sampai ke belakang. Sementara satu sisanya mengalami patah kayu rabung, sehingga atapnya ambruk.

Imbas kejadian nahas ini, tiga keluarga yang mengontrak di tiga rumah tersebut terancam tidur beratap langit pada malam ini.

Betaria br Sitorus, salah satu pemilik rumah korban puting beliung, mengatakan kejadian nahas tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Angin berhembus amat kencang, dan secara pelan namun pasti mengangkat dan menerbangkan seng atap rumahnya.

"Kami mengontrak di sini sudah 16 tahun. Baru kali ini ada angin begini kuatnya, sampai-sampai copot seng rumahku dibuat," ujar Betaria.

Dikatakannya, ia enggan mengungsi dan memilih bertahan di dalam rumahnya, sebab takut barang-barangnya dicuri.

"Di sini ajalah. Mudah-mudahan enggak ada hujan malam ini. Suamiku masih di luar Medan. Enggak ada kawanku memindah-mindahkan barang ini," kata Betaria.

Amatan Tribun-Medan.com, keempat rumah ini berdinding kayu, berlantai semen, dan beratapkan seng.

Informasi yang dihimpun, rumah pertama dihuni oleh pasangan Lambas Sihombing dan Betaria br Sitorus, serta tujuh anaknya. Rumah kedua dihuni oleh pasangan Josman Sinaga dan Renta br Sihombing serta seorang anak dan dua gadis adik dari Renta br Sihombing.

Rumah ketiga dihuni oleh pasangan Hasonangan Siregar dan Romaito br Sipangkar beserta empat anaknya. Rumah keempat dihuni oleh pasangan Siubelsen Tobing dan Dosmauli br Situmorang beserta tiga anaknya. Rumah keempat ini hanya kayu rabung yang patah dan lepas.

(cr16/tribun-medan.com)

Penulis: Dohu Lase
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved