Komunitas Faksi USU Berjuang Mengabdikan Diri ke Desa Terpencil

Faksi USU mengabdikan diri ke desa-desa terpencil memberikan pencerahan pendidikan bagi anak-anak

Komunitas Faksi USU Berjuang Mengabdikan Diri ke Desa Terpencil
Faksi USU mengabdikan diri ke desa terpencil 

MEDAN,TRIBUN-Masa-masa kuliah adalah masa keemasan bagi kalangan pemuda. Di masa ini, para pemuda yang punya ide dan gagasan dapat mengaplikasikan ilmunya lewat organisasi yang mereka tekuni.

Seperti halnya mahasiswa Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (USU) yang tergabung dalam Faksi.

Organisasi yang terbentuk sejak awal 2017 lalu ini rutin menularkan idenya lewat kegiatan- kegiatan sosial ke desa-desa terpencil.

"Kami bergerak di luar kampus untuk mengabdikan diri pada masyarakat. Fokus kegiatan kami adalah pengabdian dalam bidang pendidikan," ungkap Founder Faksi, Muhammad Zubeir, Senin (16/7).

Alumni FISIP USU stambuk 2014 ini mengatakan, awal pembentukan Faksi sebenarnya untuk merangkul sejumlah junior, guna membahas masalah perkuliahan.

"Kenapa diberi nama Faksi. Dalam arti yang luas, Faksi adalah sebuah kelompok. Seiring berjalannya waktu, komunitas ini kami kembangkan.

Dari berbagai diskusi yang kami lakukan, muncullah ide untuk mengabdikan diri pada masyarakat lewat pendidikan," katanya.

Baca: Komunitas Pecinta Musik Blues Ini 90 Persennya Anak-anak Muda

Zubeir bercerita, organisasinya lebih senang turun ke desa-desa daripada ikut perlombaan.

Sebab, masih banyak desa terpencil yang belum tersentuh pembangunan pemerintah, apalagi dalam hal pendidikan.

Untuk itu, pada Oktober 2017 lalu, Faksi turun ke Desa Mbalmbal Petarung, yang jaraknya enam jam dari Kota Medan.

Halaman
12
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved