Warga Bilang Jalan Rusak Menahun di Deliserdang, Lihat Aksi Anggota DPRD Ini

Sebenarnya kami sudah enggak tahan mengirup debu dan kalau musim hujan jalan menjadi berlumpur. Bertahun-tahun tidak ada perbaikan jalan.

Laporan Wartawan Tribun Medan, Jefri Susetio 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sejumlah pedagang tradisional di kawasan Tanjung Anom, Pancurbatu, Deliserdang, Sumatera Utara curhat kondisi jalan rusak kepada Sekretaris Komisi-D DPRD Sumut, Sutrisno Pangaribuan. Kala itu, mereka berharap pemerintah segera memperbaiki jalan.

 “Sebenarnya kami sudah enggak tahan mengirup debu dan kalau musim hujan jalan menjadi berlumpur. Bertahun-tahun tidak ada perbaikan jalan. Jadi mohonlah Pak, sampaikan keluhan kami ini kepada bupati,” ujar pedagang buah di Jalan Griya, Selasa (17/7/2018) sore.

 Wanita paruh baya itu menambahkan, setiap hari truk bertonase tinggi membawa material bangunan melintas. Apalagi, banyak proyek perumahan bersubsidi, program Presiden Joko Widodo yang sedang dalam proses pembangunan.

Selain itu, kata dia, tidak sedikitnya truk bertonase tinggi melintas sebabkan jalan cepat berlubang. Bahkan, hampir sebagian aspal jalan sudah terkelupas, sehingga harus ada larangan truk untuk melintas supaya jalan tidak semakin parah rusaknya.

“Seharusnya ada pengawasan supaya truk yang melintas enggak melebihi muatan dan sangat perlu perbaikan. Apalagi, orang sudah semakin malas melintas dari sini. Angkot saja unitnya sudah berkurang karena penumpangnya semakin sepi,” katanya.

Baca: Pangonal Harahap Sudah di Gedung KPK, Lokasi Penangkapan di Bandara Soekarno Hatta

Usai melakukan perbincangan, Sutrisno Pangaribuan kembali melanjutkan perjalanan hingga arah ke belakang Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Adam Malik. Politisi PDIP tidak berulangkali mengerutu di dalam mobil lantaran mobil bergonjang kuat.

“Coba berhenti sebentar di sini, sepertinya kondisi jalan cukup parah,” ujarnya sembari membuka kaca mobil. Setelah itu, ia turun untuk menyapa pedagang Mi Ayam.

Kala itu, pedagang Mi Ayam yang belakangan diketahui bernama Hikmat menyampaikan, jalan rusak penuh lubang sudah lama. Bahkan, lebih dari enam tahun lalu, namun belum ada perbaikan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Deliserdang.

“Kalau hujan deras saya tidak bisa berjualan karena banjir dan berlumpur, terkadang banjirnya sampai belasan sentimeter. Sedangkan, kalau panas terik debu bertebaran sehingga banyak pelanggan mengeluh,” ujarnya.

Baca: Kader Minta Bupati Pangonal Dicopot Sebagai Ketua PDIP Bila Terbukti Korupsi

Halaman
12
Penulis: jefrisusetio
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved