Operasi Tangkap Tangan

Ada Bukti Transaksi Ratusan Juta Bupati, Polisi Tak Dapat Kabar KPK Ciduk Tiga Orang di Labuhanbatu

"Enggak tahu saya coba tanya ke Humas Polres Labuhan Batu atau ke Kabid Humas Polda Sumut"

Ada Bukti Transaksi Ratusan Juta Bupati, Polisi Tak Dapat Kabar KPK Ciduk Tiga Orang di Labuhanbatu
Kolase Tribun-Medan.com
Bupati Labuhanbatu, Pangonal Harahap 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali lagi melakukan penangkapan terhadap salah seorang kepala daerah di Sumatera Utara, yang diduga terjaring dalam kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT), Selasa (18/7/2018).

Baca: KPK Amankan Bukti Transaksi Ratusan Juta, Bupati Pangonal Diduga Terbelit Suap Proyek Ini

Baca: Kader Minta Bupati Pangonal Dicopot Sebagai Ketua PDIP Bila Terbukti Korupsi

Kepala daerah yang dimaksud terjaring dalam OTT yaitu Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan.

Kapolres Labuhan Batu AKBP Frido Situmorang belum mengetahui kabar
soal beredarnya kabar bahwa ada 3 orang yang saat ini diamankan di Polres Labuhan Batu.

"Nggak tahu saya coba tanya ke Humas Polres Labuhan Batu atau ke Kabid Humas Polda Sumut," kata Frido lewat sambungan telepon seluler, Rabu (18/7/2018) dinihari.

"Saya belum tahu karena belum ada dapat kabar soal OTT itu," sambungnya.

Sementara itu, saat dihubungi via telepon seluler Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja soal masalah OTT itu, Tatan mengatakan juga belum ada mendapat kabar.

Baca: Pangonal Harahap Sudah di Gedung KPK, Lokasi Penangkapan di Bandara Soekarno Hatta

"Kita tidak tahu dan tidak ada mendapat kabar, karena itu instansi lain. Mana berani kita ikut-ikut masuk, soalnya itu instansi lain," ucap Tatan.

Sebelumnya, saat dikonfirmasi, Juru bicara KPK, Febri Diansyah membenarkan adanya penindakan Satgas KPK di Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara, Selasa (17/7/2018) malam.

"Ada tim yang ditugaskan di Labuhan Batu dan Jakarta. Ada sekitar 5 orang yg diamankan di dua kota tersebut," kata Febri lewat aplikasi WhatsApp.

Halaman
12
Penulis: M.Andimaz Kahfi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved